Kisah Taisei Marukawa Gabung Persebaya, Ada Peran 2 Pemain Jepang dan DM Instagram

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Surabaya - Gelandang anyar Persebaya Surabaya, Taisei Marukawa, mengungkapkan ada peran dua pemain asal Jepang lainnya di balik keputusannya mantap memilih berkarier di Indonesia. Kedua pemain yang dimaksud adalah Kei Hirose dan Takuya Matsunaga.

Kei pernah berkarier di Indonesia bersama Persela Lamongan pada Liga 1 2019, sebelum menyeberang ke klub Malaysia, Johor Darul Takzim (JDT) II. Sementara Takuya masih tercatat sebagai pemain Persipura Jayapura.

"Saya dengar dari teman saya (Kei dan Takuya) kalau sepak bola Indonesia sangat bagus. Mereka bilang di sini (Indonesia) banyak suporter fanatik dan sepak bola sangat populer. Banyak orang juga kirim DM (direct messages) Instagram dan saya sangat senang," ungkapnya.

Pemain berusia 24 tahun tersebut mengaku tak butuh waktu lama menerima pinangan klub berjuluk Green Force tersebut. Sebelumnya, ia telah melakukan riset tentang Persebaya.

"Karena klub ini sangat tradisional, banyak fansnya. Itulah sebabnya kenapa saya memilih Persebaya Surabaya. Saya senang bisa bergabung dengan Persebaya, terima kasih atas dukungannya," imbuh Taisei.

Target Tinggi di Musim Perdana

Taisei Marukawa (kanan) resmi menjadi pemain asing Persebaya setelah menandatangani kontrak berdurasi satu musim. (dok. Persebaya)
Taisei Marukawa (kanan) resmi menjadi pemain asing Persebaya setelah menandatangani kontrak berdurasi satu musim. (dok. Persebaya)

Sebagai pemain di posisi gelandang serang, mantan penggawa klub Malta, Valletta FC, tersebut mematok target tinggi pada musim debutnya di Indonesia. Pria yang mengidolai bintang Barcelona, Lionel Messi, itu berharap terlibat banyak dalam permainan Persebaya musim ini.

"Saya pemain nomor 10 dan winger, saya bisa bermain di mana saja kecuali penjaga gawang. Jadi saya ingin mencetak lebih dari 10 gol dan membawa Persebaya memenangkan liga," tegas Taisei.

Meski begitu, dirinya mengakui butuh banyak usaha untuk beradaptasi di Indonesia. Apalagi, cuaca di Indonesia sangat berbeda jauh dibanding Malta atau Latvia, tempat dirinya bermain dalam tiga tahun terakhir.

"Kota ini cuacanya sangat panas, jadi saya butuh kerja keras. Tetapi saya yakin bisa (mengatasinya)," tandasnya. (Wahyu Pratama)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel