Kisah Tragis Hancurnya Karier Zidane Inggris Milik MU

Zaky Al-Yamani
·Bacaan 2 menit

VIVA – Seorang pemain muda Inggris pernah melakukan aksi roulette yang sama seperti yang dilakukan legenda sepakbola dunia, Zinedine Zidane. Dan umpan akurat yang sama seperti yang dilakukan Zidane. Pemain itu adalah Ravel Morrison.

Pemain bernama lengkap Ravel Ryan Morrison dianggap sebagai talenta terbaik akademi Manchester United di era 2010-an. Pemain kelahiran kota Manchester, 2 Februari 1993 tersebut promosi ke tim senior MU pada tahun 2010, di usia 17 tahun.

Ravel Morrison diketahui pernah bermain bareng Paul Pogba saat di akademi MU. Dan Ravel awalnya, diprediksi bisa lebih baik dari Pogba yang kini menjadi andalan Setan Merah dan juara Piala Dunia 2018.

Kehebatan Morrison pernah diungkapkan manajer legendaris MU, Sir Alex Ferguson. Hal itu dipaparkan mantan kapten MU, Rio Ferdinand dalam sebuah wawancara. Wayne Rooney juga pernah menyebut Morrison mirip dengan Zidane.

"Pada suatu hari, Sir Alex memanggil saya dan Wayne Rooney. Dia berkata, 'Lihat bocah ini, dia lebih baik dari kamu. ini bocah terbaik yang pernah saya lihat,'" kata mantan kapten MU, Rio Ferdinand menirukan perkataan Ferguson.

"Ravel Morrison pemain brilian, sangat cerdas. Dia sedikit mirip Zidane. Dia bisa mencetak gol luarbiasa," jelas Wayne Rooney dalam sebuah kesempatan. Di usia 17, Morrison bisa menggocek siapapun. Semua bintang MU memujinya.

Lihat cuplikan aksi Morrison di video di bawah ini:

Sayang Morrison gagal bersinar. Hal ini tidak terlepas dari berbagai masalah yang dibuatnya sendiri. Soccer Stories melansir, Morrison tidak bersikap profesional sehingga dia menyia-nyiakan bakat hebatnya.

Morrison juga diketahui gemar bermain video game hingga larut malam. Yang lebih buruk, Ravel Morrison memiliki lingkaran pertemanan yang buruk sehingga dia terus menjalani gaya hidup yang tidak mencerminkan pemain profesional.

Rio Ferdinand pernah berusaha membantunya. Mantan bek Timnas Inggris itu pernah menawarkan Ravel Morrison untuk tinggal di rumahnya. Ini demi melindunginya dari pengaruh buruk teman-temannya. Sayang, tawaran itu ditolak Ravel Morrison.

MU sendiri pada akhirnya melepas Ravel Morrison pada 2012. Dia dilepas ke West Ham United. Dan kariernya pun semakin redup setelah dijual ke West Ham. Dia hanya 18 kali tampil dan mencetak 3 gol selama 3 tahun di West Ham.

Dia kemudian lebih banyak memperkuat klub-klub medioker. Seperti Cardiff City (2014), Lazio (2015), Atlas (2017), Ostersund (2019), Sheffield United (2020), dan kini ADO Den Haag (2021). Kariernya pun kian meredup.

"Dia tidak cukup kuat melawan setan di dalam dirinya. Dia salah satu penyesalan terbesar saya sebagai manajer. Dia kesulitan mengatasi dirinya sendiri," ungkap Ferguson di buku biografinya.

Meski selalu tampil di Timnas Inggris junior di berbagai level (U-16, U-17, U-18, dan U-21), Ravel Morrison kini memilih memperkuat Timnas Jamaica. Sejak 2020, dia sudah mengantongi 2 caps bersama Timnas Jamaica.

Lihat cuplikan aksinya bersama Timnas Inggris junior: