Kisah Tragis Pemeran Tukang Kaca di Serial Squid Game

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Kameo dalam serial Squid Game yang berperan sebagai pekerja di pabrik kaca baru-baru ini menceritakan kisah kelam keluarganya. Pemilik nama asli Lee Sang Hee ini diundang tampil di channel YouTube “Geun Hwang Olympic” untuk membagikan kisah tersebut.

Lee Sang Hee memulai kisahnya ketika anak lelakinya meninggal saat sedang menempuh pendidikan menengah atas di Los Angeles, Amerika Serikat. Kala itu Desember 2010, putranya jatuh pingsan setelah kepalanya ditinju oleh teman sekelasnya. Dokter menyatakan bahwa otaknya telah berhenti bekerja. Dua hari berselang, putranya dinyatakan meninggal dunia.

TERKAIT: Bintang Squid Game Park Hae Soo Sambut Kelahiran Anak Pertama

TERKAIT: 5 Kesalahan di Film Serial Squid Game

TERKAIT: Ada Makna di Balik Rambut Merah Seong Gi Hun di Squid Game

Menanggapi kasus tersebut, kepolisian LA menangkap teman sekelasnya atas kasus pembunuhan. Namun, kasus tersebut ditutup dan jaksa tidak menghukum teman sekelasnya. Pelaku mengklaim bahwa putra Lee Sang Hee adalah yang lebih dahulu menyerangnya dan aksi yang dilakukannya adalah upaya pertahanan diri.

Perjuangan

Squid Game. (Netflix)
Squid Game. (Netflix)

Pada saat itu, Lee Sang Hee memutuskan untuk melakukan autopsi pada tubuh putranya untuk mengetahui kebenaran di balik kematiannya. Di tengah menceritakan kisah tersebut, Lee Sang Hee terlihat meneteskan air mata dan berkata, “Saya sangat meminta maaf kepada putra saya karena ayahnya tidak memiliki kekuatan. Saya sangat sedih kamu (putranya) tidak dapat beristirahat dengan tenang di surga.”

Terus memikirkan putranya setiap hari membuat Lee Sang Hee mengaku terkadang merasa mendengar suaranya. Bahkan, demi mengusut tuntas kasus kematian putranya, pemain nomor 017 di serial “Squid Game” ini sempat berpartisipasi dalam “Unanswered Questions”, acara TV Korea Selatan yang menginvestigasi kasus-kasus misterius yang belum terpecahkan.

Satu dekade setelah kejadian pahit tersebut, Lee Sang Hee menjalani hidupnya sebagai kepala keluarga dan ditarik untuk berperan dalam serial “Squid Game”. Aktor tersebut juga mengatakan bahwa ia bermimpi bisa mendirikan sekolah aktingnya sendiri.

“Jika saya menerima uang pemenang di serial tersebut sebesar 45,6 miliar KRW, saya akan membangun sekolah akting di Songdo, Icheon. Saya ingin membuka pintu bagi aktor seperti saya, yang tidak memiliki pendidikan ataupun koneksi,” ujarnya di akhir wawancara tersebut.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel