Kisah Wanita Alami Hal Mengerikan Usai Ekstensi Bulu Mata dengan Lem Rambut

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Memiliki bulu mata panjang dan lentik tentu keinginan setiap individu, khusunya kaum hawa. Untuk memiliki bulu mata indah, banyak wanita memutuskan untuk ekstensi bulu mata.

Namun, untuk mendapatkan ekstensi bulu mata, Anda perlu melakukannya ke profesional. Kalau tidak, hal mengerikan akan terjadi seperti yang dialami seorang wanita yang videonya baru-baru ini beredar di lini masa.

Seorang penata rias berbagi cerita mengenai seorang klien yang datang untuk menghilangkan satu set bulu mata yang rusak. Kondisi malang kliennya tersebut disebabkan oleh seorang ahli kecantikan yang tidak memenuhi syarat menggunakan lem rambut untuk hair bonding untuk merekatkannya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Bulu matanya rontok

(indiatimes.com)
(indiatimes.com)

IPS Beauty membagikan kisah tersebut ke TikTok dengan mengunggah video bulu mata kliennya yang rusak.

“Seorang klien datang untuk melakukan pemindahan hari ini, saya merasa ngeri. Ekstensi diterapkan dengan lem pengikat rambut dan isolasi nol. Ini seharusnya illegal!” keterangan dalam unggahan itu.

Ahli kecantikan menambahkan bahwa klien hanya memiliki sedikit bulu mata yang tersisa. Dia mencoba melepas ekstensi di rumah dan mencabut sebagian besar bulu matanya.

“Lihatlah betapa jarangnya bulu mata alaminya. Dia mendatangi saya seperti ini sehingga bulu mata lainnya mungkin robek,” kata penata rias dalam video tersebut.

Repons warganet

Unggahan tersebut membuat warganet benar-benar ngeri melihat video itu.

“Apa yang salah dengan semua teknisi bulu mata palsu ini! Jika Anda tidak bisa melakukannya dengan benar, jangan lakukan itu,” kata seorang warganet

“Saya masih belajar dan saya bisa melakukan yang lebih baik,” sahut warganet lainnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel