Kisruh Penyitaan, Majelis Syuro PKS Gelar Rapat  

TEMPO.CO, Jakarta - Kisruh penyitaan mobil-mobil milik bekas Presiden Partai Keadilan Sejahtera Luthfi Hasan Ishaaq membuat Majelis Syuro partai ini menggelar rapat mendadak.

Wakil Sekretaris Jenderal PKS Fahri Hamzah mengatakan, partainya akan melakukan evaluasi dan konsolidasi terkait perkembangan terakhir kisruh penyitaan mobil milik Lutfhi tersebut.

"Pertemuan dilakukan setelah isya di kantor DPP," kata dia di gedung DPP PKS, Jalan T.B. Simatupang, Jakarta, Sabtu, 11 Mei 2013. Selain evaluasi, Majelis Syuro akan melakukan konsolidasi terkait langkah strategis yang akan ditempuh terkait kisruh penyitaan tersebut.

"Hari Senin, kami akan ke DPR," kata dia di kantor DPP PKS, Jakarta, Sabtu, 11 Mei 2013. Senin, 13 Mei, merupakan jadwal anggota Dewan bersidang kembali setelah masa reses.

Dia menyatakan, partainya ingin permasalahan penyitaan ini clear. "Agar tidak ada dusta, karena ada bukti," ucap dia.

KPK hendak menyita mobil-mobil yang berhubungan dengan tersangka kasus impor daging sapi, Luthfi Hasan Ishaaq. Senin malam, 6 Mei 2013, para penyidik KPK datang ke DPP PKS, namun gagal melakukan penyitaan karena dihalangi kader partai. Mobil-mobil itu akhirnya hanya disegel. (Baca: Suap Daging Sapi Impor di sini)

Mobil-mobil yang disegel adalah Nissan Frontier Navara hitam B-9051-QI, Mitsubishi Grandis hitam B-7476-UE, Mitsubishi Pajero Sport hitam B-1074-RWD, Mazda CX-9 putih B-2-MDF, Toyota Fortuner hitam B-544-RFS, dan Volkswagen Caravelle hitam B-948-RFS.

ERWAN HERMAWAN

Terhangat:

Teroris | Edsus FANS BOLA | Ahmad Fathanah | Perbudakan Buruh

Baca Juga:

Reuni Mesra Ahmad Fathanah & Istri Mudanya

PKS Bungkam Soal Kicauan Mahfudz Siddiq

KPK: PKS Jangan Membalikkan Fakta

Fatin Lupa Lirik, Bebi: Ini Bukan Idola Cilik

Ahok: Komnas HAM Tidak Paham Keadilan

Rumah Seharga Rp 5,8 M, Fathanah Masih Nunggak

Ahok: Pemprov Tak Perlu Datang ke Komnas HAM

Istri Wali Kota Belanda Berebut Foto Bareng Jokowi

Ahok Ingin Tahu Alasan Detil Penolakan Deep Tunnel

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.