Kisruh Pilkades di Takalar, Warga Demo hingga Blokade Jalan Trans Sulsel

Merdeka.com - Merdeka.com - Pemilihan Kepala Desa (Pilkades) di Kecamatan Galeson, Kabupaten Takalar, Sulawesi Selatan (Sulsel) kisruh hingga warga melakukan blokade Jalan Trans provinsi. Sejumlah warga memblokade jalan karena menolak hasil seleksi Pilkades karena dugaan manipulatif.

Koordinator aksi Aliansi Masyarakat Pesisir (AMASI), Muh Reza Perdiansyah mengaku, demo dilakukan karena diduga terjadinya kecurangan dan manipulasi hasil seleksi pemilihan kepala desa. Sehingga meminta kepada pemerintah membatalkan Pilkades di Takalar.

"Kami masyarakat telah melakukan banyak upaya-upaya penolakan, bahkan aksi pemblokadean sepanjang Jalan Galesong," kata Resa, Rabu (16/11)

Dia mendesak pemerintah, baik Bupati Takalar dan anggota DPRD untuk segera membatalkan hasil Pilkades. Bahkan Resa meminta dilakukan pemilihan ulang.

"Kami juga meminta kepada Kapolres Takalar segera ambil sikap dan mendesak pemerintah Takalar untuk segera mungkin membatalkan Pilkades dengan alasan keamanan, sebelum kejadian ini memakan korban jiwa," tegasnya.

Selain di Takalar, kata Resa, pihaknya juga akan menggelar aksi demonstrasi di Kantor DPRD Sulsel hari ini, Rabu (16/11).

Sementara itu, Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resor Takalar, Ajun Komisaris M Agus mengatakan, terus melakukan upaya persuasif untuk meredam unjuk rasa yang terjadi di Galesong Takalar. Sebab, mereka demo dengan memblokade jalan provinsi.

"Sudah tiga hari mereka demo menutup full akses jalan. Kami masih terus lakukan upaya persuasif," tuturnya.

Tidak ada korban jiwa dalam unjuk rasa ini, meski banyak dari mereka membawa pisau atau senjata tajam. Tetapi, ada masyarakat yang terpaksa diamankan karena diduga melakukan pengerusakan terhadap kantor desa setempat.

"Memang beberapa kali terjadi keributan, seperti lempar batu ke arah petugas. Tapi sejauh masih kondusif. Untuk warga yang diamankan karena telah merusak kantor desa," ucapnya.

Agus mengimbau kepada masyarakat agar tidak melakukan tindakan-tindakan yang dapat berurusan dengan hukum. Ia minta masyarakat agar melakukan demo dengan aman dan tertib, tanpa mengganggu orang lain. [cob]