Kisruh, Soal Ayu Ting Ting dan Haters Berinisial KD

·Bacaan 1 menit

VIVA – Masalah antara Ayu Ting Ting dan haters berinisial KD masih terus berlanjut. Hal itu bermula saat KD mengunggah berbagai hal yang bernada tudingan kepada Ayu Ting Ting dan keluarganya.

Sang hater berlindung dibalik akun anonim. Unggahan tersebut sampai ke telinga keluarga Ayu Ting Ting. Mereka mulai melacak dan mendapati kediaman sang hater berada di Bojonegoro, Jawa Timur.

Kedua orangtua Ayu Ting Ting, Umi Kalsum dan Abdul Rozak mendatangi rumah haters. Mereka didampingi pihak kepolisian. Namun orangtua Ayu Ting Ting tidak mendapati KD di rumahnya.

Diketahui kemudian, KD bekerja di Singapura. Umi Kalsum sempat meminta bantuan KBRi untuk memulangkan KD. Lalu seorang perempuan yang diduga KD mengunggah video permintaan maaf.

Namun Ayu Ting Ting menutup pintu damai dan tetap memproses hukum. Ayu Ting Ting melaporkan KD ke Polda Metro Jaya dengan dugaan melanggar Pasal 315 KUHP tentang penghinaan.

Kini berhembus kabar, pihak KD akan melaporkan balik Ayu Ting Ting. Mengenai hal ini, salah satu tokoh masyarakat di lingkungan keluarga KD angkat bicara.

"Apakah dari keluarga Kartika Damayanti sudah mengetahui jika Kartika ini dilaporkan secara resmi ke pihak hukum, apakah mereka pengin lapor balik ataupun tidak, kita kurang tahu," kata Sutikno dalam video di salah satu kanal YouTube.

Namun pihaknya siap membantu keluarga KD jika akan balik lapor tentang Ayu Ting Ting. Seperti diketahui, Sutikno merupakan salah satu anggota Komisi C DPRD Kabupaten Bojonegoro. Ia pernah menyebut cara bertamu orang tua Ayu Ting Ting dinilai kurang elok dan melontarkan makian.

"Kita tunggu saja, kita lihat saja, kalau misalnya dari pihak keluarga nanti siap untuk melapor balik, kami selaku tokoh masyarakat di Bojonegoro siap untuk membantu pendampingan hukum, apa yang harus dilakukan oleh keluarga Kartika," ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel