Kisruh Timnas Prancis Lanjut, Mbappe Marah Besar Dibilang 'Maruk'

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kisruh di Timnas Prancis masih belum reda. Kylian Mbappe tidak terima dengan kritik yang dilontarkan oleh rekan setimnya, Olivier Giroud.

Kejadian bermula pada pertandingan uji coba melawan Bulgaria beberapa hari lalu. Giroud usai laga menyindir kalau ada pemain yang tidak memberinya umpan dengan baik dalam laga itu.

Memang tidak ada nama yang disebut. Namun publik yakin ucapan Giroud tersebut ditujukan kepada Mbappe. Apalagi kemudian pelatih Didier Deschamps juga membahas tentang posisi winger PSG tersebut dalam pertandingan.

"Saya bicara dengan Mbappe, Giroud adalah target man profilnya berbeda dengan Karim Benzema. Di babak pertama mereka bisa bebas bertukar posisi," kata Deschamps.

"Tapi setelahnya bila mereka memilih melakukan aksi individu ketika bisa memberi umpan, itu karena permainan memaksa demikian. Terserah mereka mau mengambil langkah apa," ujarnya lagi.

Menurut Mirror, situasi ini sebenarnya lebih pelik. Mbappe benar-benar tidak terima dengan celoteh Giroud. Dia sempat meminta izin untuk melakukan konfrensi pers untuk meluruskan yang terjadi, namun ditolak oleh sang pelatih.

Tak mau kisruh terus berlanjut, Mbappe dan Giroud lalu dipanggil menghadap untuk menuntaskan masalah. Cuma langkah tersebut ternyata tidak efektif.

Dalam sesi latihan pada Kamis pagi 9 Juni 2021, Mbappe masih bersikap tidak bersahabat dengan Giroud. Bahkan dia tidak bergeming ketika penyerang Chelsea itu memeluknya usai memberi dua assist dalam game kecil dalam sesi latihan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel