KJRI Frankfurt: WNI Aman dari Banjir di Jerman

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Frankfurt - Wilayah Nordrhein-Westfalen dan Rheinland-Pfalz di Jerman sedang disorot karena terdampak banjir besar. Korban jiwa sudah tembus 100.

KJRI Frankfurt memastikan bahwa tidak ada laporan korban jiwa dari WNI.

"KJRI Frankfurt telah mendata terdapat 5 keluarga WNI di Bad Neuenahr-Ahrwelle dan 2 keluarga WNI di Erfstadt (Köln) yang terdampak banjir dan telah mengungsi ke rumah WNI atau fasilitas pemerintah setempat. Saat ini kondisinya baik dan memiliki logistik yang cukup," tulis pihak KJRI dalam pernyataan resmi, dikutip Sabtu (17/7/2021).

KJRI Frankfurt juga akan terus perkembangan di lapangan dan upayakan berikan bantuan kepada WNI terdampak.

Korban Tembus 100

Warga menggunakan rakit karet untuk mengungsi setelah Sungai Meuse jebol saat banjir besar di Liege, Belgia, Kamis (15/7/2021). Hujan lebat dan banjir telah menewaskan sedikitnya 59 orang di Jerman dan sembilan di Belgia. (AP Photo/Valentin Bianchi)
Warga menggunakan rakit karet untuk mengungsi setelah Sungai Meuse jebol saat banjir besar di Liege, Belgia, Kamis (15/7/2021). Hujan lebat dan banjir telah menewaskan sedikitnya 59 orang di Jerman dan sembilan di Belgia. (AP Photo/Valentin Bianchi)

Menurut laporan BBC, korban banjir di wilayah barat Jerman itu sudah mencapai sekitar 120 orang. Belanda, Belgia, Swiss, dan Luxembourg juga terdampak.

Banjir ini disebabkan oleh hujan ekstrem yang membuat sungai meluap. Faktor perubahan iklim juga disebut memengaruhi situasi ini.

Paus Fransiskus telah memberikan ungkapan simpati terhadap peristiwa ini. Presiden Komisi Eropa, Ursula von der Leyen juga berjanji akan memberi bantuan ke wilayah terdampak.

Presiden Rusia Vladimir Putin juga memberikan ungkapan simpati.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel