KKB Tembak Warga Sipil di Yahukimo Papua, Tiga Orang Tewas

·Bacaan 2 menit

VIVA – Kelompok kriminal bersenjata (KKB) diduga menembak dan menyandera warga sipil yang bekerja sebagai tukang bangunan, di Kampung Bingky, Kabupaten Yahukimo, Papua, Kamis, 24 Juni 2021.

Saksi mata berinisial DK mengatakan, saat itu karyawan PT Sinama tengah melakukan aktifitas pembangunan proyek Jembatan Kali Kuk, Kampung Samboga, Distrik Seradala, Kabupaten Yahukimo.

Kemudian, pada pukul 11.05 WIT, korban bernama Saiful yang merupakan sopir pada PT Sinama bersama karyawan lainnya, menggunakan truk untuk mengambil material proyek berupa batu ciping (batu olahan) dari Camp Kali Kuk kampung Samboga dengan tujuan PT. Berantas, di Kampung Sukamo. Truk tersebut melewati jembatan Kali I Kampung Samboga, Distrik Seradala.

“Saat melintas jembatan Kali I (rit pertama) dalam mengangkut material dari PT Berantas bersama 3 truk lainnya belum ada kelompok KKB. Kemudian sopir kembali melewati jembatan kali I (rit kedua) mengangkut material dari PT Berantas dimana korban dengan menggunakan truk berada pada posisi belakang,” kata Kabid Humas Polda Papua Komisaris Besar Polisi Ahmad Musthofa Kamal, Jumat, 25 Juni 2021.

Kamal mengungkapkan, sesudah melintas jembatan kali I, dari Camp kali Kuk korban diadang oleh kelompok KKB Kali I, dengan jumlah sekitar 30 orang. Mereka menggunakan senjata tajam berupa anak panah, kapak, parang, pedang.
Dua orang dari kelompok tersebut membawa 2 pucuk senjata api laras panjang. Selanjutnya, kata Kamal, "Terdengar dari pimpinan kelompok tersebut mengatakan 'laksanakan operasi dan periksa mereka'."

Pada saat kejadian, lanjut Kamal, korban berusaha memutar kembali ke arah Camp kali Kuk. Bersamaan dengan itu, terdengar bunyi tembakan dari arah depan korban. Akibatnya, kaca depan truk retak tembus kebelakang akibat terkena proyektil senjata api tersebut.

Atas kejadian tersebut, korban kembali ke tempat bekerja di Camp PT. Seremony kali Kuk Kampung Bingky, untuk berkumpul bersama karyawan lainnya dan masyarakat Kampung Bingky.

Kemudian, Kamal menjelaskan, personel Polres Yahukimo mendapatkan informasi pukul 15.50 WIT melalui telepon, dari seorang berinisial AD bahwa telah terjadi penembakan terhadap masyarakat Bingky, atas nama Obaja Nang yang diduga dilakukan oleh KKB kali I.

Setelah mendapat informasi tersebut Kapolres Yahukimo Ajun Komisaris Besar Polisi Deni Herdiana berkoordinasi dengan Dandim 1715/Yahukimo Letkol inf. Christian F.R. Ireuuw, guna mengambil langkah penanganan terkait kasus penembakan tersebut.

Petugas menemukan tiga orang meninggal dunia yakni Suardi, Sudarto dan Idin. Sedangkan korban luka-luka yaitu Saiful (47), mengalami luka serpihan kaca mobil; Obaja Nang (35), luka tembak pada bagian paha; dan empat orang diduga disandera.

Kamal mengatakan, empat orang yang disandera oleh KKB masih dalam penyelidikan lebih lanjut. Pelaku diduga merupakan Kelompok Kriminal Bersenjata pimpinan Tendius Gwijangge alias tendinus Murib.

Saat ini personel gabungan masih melakukan penyelidikan dan pengejaran terhadap KKB.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel