KKB Tenius Gwijangge Diduga Punya 6 Senpi, 2 di Antaranya Milik TNI

·Bacaan 1 menit

VIVAKelompok kriminal bersenjata (KKB) pimpinan Tenius Gwijangge yang membunuh dua karyawan PT Indo Mulia Baru di Kabupaten Yahukimo, Papua, diduga memiliki enam pucuk senjata api berbagai jenis.

Dari enam pucuk yang mereka miliki, diduga dua di antaranya adalah senjata api jenis SS2 V1 kaliber 5,56 milik prajurit TNI Yonif Linud 432 Kostrad.

Komandan Tim Penegakan Hukum Satgas Nemangkawi Kombes Pol Faisal Rahmadani, di Jayapura, Papua, Selasa, 24 Agustus 2021, mengakui bahwa aparat menduga kedua pucuk senjata api milik TNI AD sudah berada di tangan kelompok Tenius Gwijangge.

"Senjata tersebut memiliki 'trijicon' hingga tembakan mereka terbidik semua," kata Faisal, seraya menambahkan empat pucuk lainnya belum diketahui jenisnya.

Saat anggota mengevakuasi para karyawan PT Indo Mulia Baru, Senin, 23 Agustus, anggota ditembaki, ujar Faisal yang mengaku saat ini berada di Dekai, ibu kota Kabupaten Yahukimo.

Faisal, yang menjabat Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Papua, mengatakan para pekerja jembatan saat ini sudah diamankan dan berada di Dekai. Dia mengklaim situasi keamanan dan ketertiban masyarkaat Dekai nisbi aman.

KKB pimpinan Tenius Gwijangge dilaporkan membunuh dua orang karyawan, yakni Rionaldo Raturoma dan Didi Imam Pamuji, pekerja jembatan PT Indo Mulia Baru, dan kemudian jasadnya dibakar bersama kendaraannya di sungai Brazza, pada Minggu, 22 Agustus.

Empat anggota Brimob terluka saat mengevakuasi dua karyawan itu, Senin, yaitu AKP I Putu Edi Wirawan terkena rekoset (peluru memantul setelah ditembakkan) di leher, Iptu Arif Rahman terkena di helm, Bripka Irwan alami rekoset di kaki kanan, dan Bharatu Nimrot terkena rekoset di tangan kanan. (ant)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel