KKP dorong "sustainable seafood" dukung kebutuhan pangan masa depan

·Bacaan 1 menit

Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan) Kementerian Kelautan dan Perikanan (PDSPKP KKP) mendorong kampanye seafood berkelanjutan (sustainable seafood) guna mendukung meningkatnya kebutuhan pangan di masa depan.

Analis Pasar Hasil Perikanan Ahli Madya di Direktorat Pemasaran Ditjen PDSPKP KKP Erwin Dwiyana dalam Peluncuran Seafood Advisor 3.0 dan bincang "Jadi Konsumen Bijak, Pilih Seafood Ramah Lingkungan" secara daring di Jakarta, Kamis, mengatakan kebutuhan pangan, termasuk ikan, di masa depan akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan penduduk.

"Kebutuhan pangan semakin meningkat. Dengan bertambahnya jumlah penduduk, kebutuhannya juga meningkat," katanya.

KKP mencatat, kebutuhan ikan pada 2020 mencapai 13,7 juta ton atau 50,7 kg/kapita dengan total penduduk yang sebesar 270,2 juta jiwa

Dengan asumsi laju pertumbuhan penduduk 1,25 persen, angka konsumsi ikan diproyeksi juga akan meningkat. Dengan demikian, maka pada 2045, saat penduduk Indonesia diproyeksi mencapai 319 juta jiwa, kebutuhannya ikannya diproyeksi akan mencapai 17,4 juta ton

"Potensi ini memberi peluang untuk mendorong ikan secara umum dan ikan yang berkelanjutan untuk terus dikampanyekan," katanya.

Di sisi lain, tren produksi perikanan tangkap saat ini stagnan, bahkan cenderung menurun dibandingkan dengan perikanan budi daya.

"Perikanan budi daya diproyeksi akan meningkat dan ini jadi dasar mengapa produk sustainable seafood ini perlu kita dorong dan kita kampanyekan," katanya.

Hal itu juga sejalan dengan proyeksi kebutuhan ikan dunia berdasarkan data OECD bahwa suplai ikan pada 2029 akan disuplai paling besar dari perikanan budidaya.

"Ini juga memperkuat proyeksi bahwa budidaya akan berperan ke depan. KKP saat ini concern dengan hal ini, makanya kami mendorong prioritas untuk membangun dan mengembangkan perikanan budidaya," kata Erwin.

Baca juga: KKP dorong pelaku usaha edukasi masyarakat beli seafood berkelanjutan

Baca juga: Sertifikat ekolabel MSC dan upaya menjaga laut

Baca juga: MSC terbitkan buku resep kuliner global produk laut berkelanjutan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel