KKP: Gerai Ikan Segar dukung Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional

Budi Suyanto
·Bacaan 2 menit

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) telah meluncurkan Gerai Ikan Segar yang berlokasi di Balai Pelatihan dan Penyuluhan Perikanan (BP3) Ambon sebagai upaya guna mendukung terwujudnya Maluku sebagai Lumbung Ikan Nasional (LIN).

Kepala Pusat Pelatihan dan Penyuluhan Kelautan dan Perikanan KKP Lilly Aprilya Pregiwati dalam siaran pers di Jakarta, Sabtu, menyatakan bahwa gerai ini bertujuan untuk membuka pasar bagi para nelayan dan pembudidaya ikan untuk menjual ikannya, menyediakan berbagai jenis ikan konsumsi yang bisa diperoleh masyarakat mulai dari ikan hidup, ikan segar serta berbagai jenis olahan ikan.

"Kehadiran gerai ini diharapkan dapat memfasilitasi para nelayan, pembudidaya di sekitar Kota Ambon untuk mempermudah akses pemasaran produk perikanannya," ujarnya.

Baca juga: DPRD: Ada tiga tugas utama jadikan Maluku pusat pengembangan perikanan

Lilly juga mengutarakan harapannya agar kehadiran gerai ini bisa memudahkan masyarakat untuk mendapatkan ikan segar maupun olahan ikan yang bermutu serta higienis dengan harga terjangkau.

Selain itu, ujar dia, Gerai Ikan Segar tersebut juga ke depannya akan menjadi bagian dari kawasan spot Wisata Bahari yang tengah dikembangkan oleh BP3 Ambon.

Hal tersebut, lanjutnya, tak lain bermanfaat untuk mendukung program LIN, yang mengembangkan Provinsi Maluku sebagai pusat ekonomi baru di Kawasan Timur (KTI) dan Indonesia.

"Keberadaan gerai ikan segar ini dalam rangka mendukung Maluku sebagai LIN dan menjadi pilihan alternatif yang menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan di Maluku dan Kota Ambon," ucapnya.

Baca juga: Luhut minta pembangunan infrastruktur dukung Lumbung Ikan Maluku

Lilly juga sudah meresmikan kolam bioflok yang diikuti dengan penebaran perdana udang vaname dan ikan nila salin di BP3 Ambon.

Seperti diketahui, bioflok adalah teknologi yang memanfaatkan bakteri yang mengurai sisa kotoran sehingga dapat menghemat penggunaan air sekaligus menjadi pakan alami ikan atau udang yang dipelihara. Bioflok dapat meningkatkan produksi budidaya, serta memaksimalkan ruang lahan budidaya yang sempit sekalipun.

"Mudah-mudahan bioflok yang ada di BP3 Ambon ini bisa dimanfaatkan secara optimal sebagai unit percontohan budidaya dan tempat berlatih bagi masyarakat sekitar. Dengan begitu, masyarakat Ambon punya banyak pilihan usaha ke depan dan bisa meningkatkan kesejahteraan keluarga," katanya.

Ia mengemukakan, peluncuran Gerai Ikan Segar dan kolam biofok di Ambon sejalan dengan misi untuk mendorong BP3 Ambon sebagai center of excellence yang berdampak bagi masyarakat sektor kelautan dan perikanan di sekitarnya.