KKP ingin Pemkab Gresik jaga lahan tambak bandeng dari alih fungsi

·Bacaan 3 menit

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menginginkan agar Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, dapat terus menjaga lahan tambak ikan bandeng agar jangan sampai dialihfungsikan karena keberhasilan budi daya ikan bandeng di daerah tersebut perlu dilestarikan.

"Lahan tambak menjadi hal yang perlu diperhatikan, dan perlu dijaga keberadaannya," kata Dirjen Perikanan Budidaya KKP Tb Haeru Rahayu dalam keterangan tertulis di Jakarta, Senin.

Ia mengemukakan, keberhasilan budi daya ikan bandeng di Kabupaten Gresik sudah sangat santer terdengar, hal tersebut membuat KKP menetapkan Kabupaten Gresik sebagai kampung perikanan budidaya ikan bandeng sejak beberapa waktu lalu.

Indikasi dari keberhasilan tersebut antara lain adalah karena daerah tersebut dinilai memiliki potensi lahan yang sangat baik, memiliki hamparan lahan tambak yang mencapai 28 ribu hektare, dengan produktivitas bandeng sebanyak 87 ribu ton per tahun, mampu menghasilkan pendapatan hingga Rp1,4 triliun.

"Hal tersebut bukan angka yang sedikit bahkan bisa terus meningkat jika mampu dikembangkan dengan baik," katanya.

Mengingat potensi lahan di Kabupaten Gresik yang sangat produktif, KKP meminta kepada Pemerintah Kabupaten Gresik untuk tetap menjaga dan menetapkan agar kawasan tambak di Gresik jangan sampai tergusur dengan laju pertumbuhan industri.


Baca juga: KKP bakal bangun Kampung Bandeng di Gresik Jawa Timur

Menurut Tb Haeru Rahayu, selain memiliki lahan tambak yang luas, di Gresik juga memiliki potensi sumber daya alam seperti pakan alami, serta potensi sumber daya manusia yang mendukung seperti yang terdapat di Desa Pangkahwetan, Kecamatan Ujungpangkah, Kabupaten Gresik.

Tebe, sapaan akrab Tb Haeru Rahayu, mengatakan selain dukungan dan partisipasi masyarakat, faktor kunci dalam keberlangsungan dan kesuksesan program kampung perikanan budi daya adalah keberadaan lahan tambak yang tetap produktif, sehingga dibutuhkan komitmen pemerintah daerah untuk serius menjaga lahan tambak jangan sampai hilang.

"Pembangunan kampung perikanan budi daya ikan bandeng di Kabupaten Gresik ini menjadi upaya KKP mengembangkan perekonomian lokal dan daerah berbasis perikanan budidaya terintegrasi yang menghasilkan produksi kontinu dan terjadwal, serta meningkatkan pendapatan dan kesejahteraan pembudidaya," ujar Tebe.

Menyikapi hal tersebut, Bupati Gresik, Fandi Akhmad Yani mengaku berkomitmen untuk bersama-sama menjaga lahan tambak yang ada di Kabupaten Gresik. Bahkan menurutnya Kabupaten Gresik melalui penetapan Peraturan Daerah (Perda) tentang Rencana Tata Ruang Wilayah (RTRW) Kabupaten Gresik untuk menjaga lahan tambak di Kabupaten Gresik tetap terjaga.

"Kami sudah punya Perda, untuk menetapkan kawasan perikanan di Perda RTRW, sehingga lahan tersebut tidak akan tergerus, dan akan tetap menjadi tambak," ujar Bupati Fandi.

Baca juga: KKP Targetkan Produksi Bandeng 600 Ribu Ton

Ia juga mengaku berterima kasih kepada KKP melalui Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya yang telah menetapkan Kabupaten Gresik sebagai kampung perikanan budi daya ikan bandeng.

Dengan ditetapkan sebagai kampung perikanan budi daya ikan bandeng, ia mengharapkan hal itu mampu meningkatkan produksi ikan bandeng di Kabupaten Gresik, di mana pengembangan kampung perikanan budi daya sangat diperlukan terjalinnya sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah provinsi, hingga kabupaten, bahkan tingkat desa.

Sementara itu, Kepala Desa Pangkahwetan, Syaifullah Mahdi menyampaikan, dengan terbentuknya kampung perikanan budi daya ikan bandeng di Kabupaten Gresik mampu meningkatkan produksi ikan bandeng, dan mampu menangkap peluang usaha budi daya ikan bandeng untuk pasar ekspor di masa depan.

“Dan yang tidak kalah menarik, saat perayaan Ramadhan dan Idul Fitri, di mana tradisi masyarakat Kabupaten Gresik yang biasa mengonsumsi ikan bandeng sebagai menu hidangan hari raya menjadikan harga bandeng tinggi, bisa mencapai 25 ribu/kg untuk ukuran 300-350 gram/ekor. Momen tersebut menjadi salah satu momen paling baik untuk menjual ikan bandeng asal Kabupaten Gresik,” ucapnya.

Baca juga: Bank Indonesia Jatim harap bandeng Gresik jadi produk ekspor
Baca juga: KKP-Pemkab Buleleng resmikan Kampung Bandeng dan Agrowisata

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel