KKP-Kemendes kerja sama tingkatkan budidaya perikanan daerah

Budi Suyanto
·Bacaan 1 menit

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) bersama dengan Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melaksanakan penandatanganan kerja sama dalam rangka meningkatkan budidaya perikanan di daerah.

"Jadi acara hari ini intinya adalah kita memperteguh semangat kita, upaya kita dalam mempercepat arahan Presiden untuk mem-boosting cita-cita kita menyelesaikan tugas kita, membuat masyarakat kita tersenyum," ujar Menteri Kelautan dan Perikanan, Edhy Prabowo di Jakarta, Senin.

Ia menambahkan kerja sama meningkatkan budidaya perikanan juga tidak hanya dengan satu kementerian. KKP sebelumnya juga telah melaksanakan MOU dengan Kementerian lain dalam rangka meningkatkan budidaya perikanan.

Baca juga: KKP-Kemendes gelar pelatihan burger tuna bagi masyarakat pesisir

Sementara itu, Direktur Jenderal (Dirjen) Pembangunan Daerah Tertentu Kemendes PDTT, RR Aisyah Gamawati mengatakan kesepahaman bersama dengan KKP merupakan bentuk implementasi kolaborasi pemerintah dalam rangka pelaksanaan program pembangunan dan pemberdayaan desa tertinggal dan transmigrasi berbasis pengelolaan potensi sumber daya kelautan dan perikanan.

"Kolaborasi itu untuk meningkatkan perekonomian, pemulihan ekonomi pasca COVID-19 dan mendukung peningkatan ketahanan pangan nasional," katanya.

Ia menyampaikan sebagai kementerian yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang pembangunan desa dan kawasan perdesaan, maka sudah menjadi kewajiban untuk melaksanakan tugas dan fungsi mendukung pencapaian salah satu agenda prioritas pembangunan nasional sebagaimana diamanatkan dalam rpjmn 2020-2024 yaitu mengembangkan wilayah untuk mengurangi kesenjangan dan menjamin pemerataan.

Baca juga: KKP-Kemendes bersinergi gelar pelatihan biskuit rumput laut

"Dalam konteks itu, pelaksanaan pengembangan wilayah harus mampu menciptakan pembangunan yang berkelanjutan dan inklusif," ucapnya.

Dalam kesempatan itu, ia juga berharap masyarakat mempunyai peluang memperoleh stimulus keuangan dari lembaga modal usaha kelautan dan perikanan agar masyarakat dapat lebih mengembangkan potensi sumber daya laut dan perikanan.

"Sehingga dapat meningkatkan nilai jual atau added value serta menumbuhkan semangat berwirausaha," katanya.