KKP Labuan Bajo awasi prokes dalam acara sampingan G20 di Labuan Bajo

Kantor Kesehatan Pelabuhan (KKP) Labuan Bajo melakukan pengawasan penerapan protokol kesehatan (prokes) selama berlangsungnya acara sampingan (side event) G20 di Labuan Bajo, Manggarai Barat, NTT.

"Kami melakukan pengawasan ketat terhadap tamu, khususnya tamu dari luar negeri. Sejak tiba di bandara sampai ke tempat acara mereka diberikan jalur khusus agar tidak banyak kontak dengan orang lain," kata Kepala KKP Labuan Bajo Bernadinus Darma di Labuan Bajo, Senin.

Kegiatan sampingan perdana yang akan digelar di Labuan Bajo ialah Tourism Working Group (TWG) 1 atau kelompok kerja pariwisata pada Presidensi G20 Indonesia 2022 yang akan berlangsung pada 10-11 Mei 2022.

Tidak sebatas memastikan penerapan prokes tamu, KKP Labuan Bajo juga menekankan prokes serupa pada setiap orang yang terlibat dalam kegiatan di Labuan Bajo.


Bernadinus mengatakan semua pihak tentunya harus divaksin ketiga agar bisa terlibat dalam kegiatan tersebut.

Selain memastikan penerapan protokol kesehatan selama kegiatan, KKP Labuan Bajo melakukan kegiatan tambahan, yakni tindakan penyehatan lingkungan baik di lokasi acara maupun bandara dan pelabuhan.

KKP Labuan Bajo pun melakukan penyemprotan, survei vektor diantaranya lalat dan kecoa, dan pengambilan sampel makanan.

Kegiatan tersebut melibatkan Dinas Kesehatan Manggarai Barat, Balai Besar Teknik Kesehatan Lingkungan Surabaya, dan Loka POM Manggarai Barat.

Berikutnya KKP Labuan Bajo juga menyiapkan klinik kesehatan khusus di bandara untuk mengantisipasi adanya penumpang atau para tamu yang bergejala.

Bernadinus memastikan KKP Labuan Bajo akan bekerja dan berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk menyukseskan penyelenggaraan G20 di destinasi pariwisata super premium ini.

"Kami siap mendukung kegiatan internasional ini," kata dia menandaskan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel