KKP salurkan 350.000 benih ikan air tawar di Kalimantan

·Bacaan 2 menit

Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) melalui Balai Perikanan Budidaya Air Tawar (BPBAT) Mandiangin mendistribusikan bantuan 350 ribu benih ikan kepada pembudi daya yang tersebar di beberapa wilayah di Provinsi Kalimantan Tengah dan Kalimantan Selatan.

"Bantuan ini sekaligus sebagai suntikan semangat dan motivasi kepada pembudi daya agar lahan yang dimiliki oleh anggota kelompok dapat terus produktif dan menghasilkan, sehingga kesejahteraan dapat terus terjaga," kata Sekretaris Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya, Gemi Triastutik dalam keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Minggu.

Ia memaparkan bahwa beragam benih ikan yang disalurkan meliputi ikan patin, lele hingga benih ikan komoditas lokal seperti papuyu.

Baca juga: KKP lepasliarkan 134.990 benih lobster di Sumatera Barat

Menurut dia, bantuan benih ikan bermutu hasil produksi unit pelaksana teknis lingkup Direktorat Jenderal Perikanan Budidaya KKP secara rutin disalurkan kepada kelompok pembudi daya sebagai upaya untuk menjaga ketersediaan pasokan pangan berprotein tinggi di masyarakat.

Ditekankan pula mengenai pentingnya menjaga ketersediaan benih berkualitas yang mudah untuk diakses oleh pembudi daya agar kebutuhan benih dapat terpenuhi serta meningkatkan kualitas dan kuantitas hasil produksi.

"Tim teknis kami secara rutin melakukan pengaplikasian teknologi budi daya terkini serta menghasilkan inovasi-inovasi baru untuk meningkatkan produktivitas pembenihan yang efisien dalam penggunaan pakan, air serta lahan dan juga ramah lingkungan," katanya.

Gemi juga menilai bahwa penggunaan benih berkualitas di masyarakat meningkatkan mutu produk perikanan yang dihasilkan sehingga memberikan daya saing di pasar domestik maupun luar negeri.

Baca juga: KKP lepasliarkan 134.990 benih lobster di Sumatera BaratBaca juga: KKP ungkap keunggulan maggot sebagai bahan baku pakan ikan mandiri

Melalui berbagai program terobosan, lanjutnya, KKP akan terus hadir di tengah masyarakat untuk memberikan solusi bagi kebutuhan pembudi daya agar taraf hidup pembudidaya dapat semakin meningkat.

Senada, Kepala BPBAT Mandiangin, Andy Artha Oktopura mengungkapkan bahwa pihaknya senantiasa menjaga kualitas benih yang diproduksi dengan menggunakan induk unggul yang bebas penyakit agar menjamin tingkat keberhasilan budi daya tetap tinggi.

"Dengan tingkat keberhasilan yang tinggi dapat memperbesar nilai tambah dan nilai ekonomi dari usaha budi daya yang dilakukan oleh masyarakat seperti yang menjadi arahan Bapak Menteri Trenggono," ucap Andy.

Andy mengutarakan harapannya agar dengan bantuan yang diberikan dapat menumbuhkan sentra-sentra perikanan budi daya baru sehingga dapat menggerakkan perekonomian di daerah.

Hal itu, ujar dia, karena perputaran ekonomi di daerah melalui perikanan budi daya memberikan kontribusi langsung terhadap produksi perikanan serta pendapatan daerah dan nasional.

Sebagai informasi, hingga awal Mei 2021, BPBAT Mandiangin telah menyalurkan bantuan berbagai jenis benih sebanyak 2,1 juta ekor.