KKP Salurkan Bantuan 1 Ton Ikan untuk Warga Isoman dan Terdampak Covid-19 di Bogor

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Bogor Peningkatan kasus Covid-19 di sejumlah daerah mendorong Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) untuk membantu para warga terdampak Covid-19.

Melalui program Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan) Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP), KPP kembali menyalurkan bantuan berupa ikan dan produk olahan ikan, penerima bantuan kali ini adalah warga Kota Bogor yang tengah isolasi mandiri (isoman) dan warga terdampak Covid-19.

Bantuan tersebut terdiri dari 1 ton ikan beku, 2.500 kaleng ikan sarden, 500 pack bandeng presto, 500 pack bakso tahu ikan dan 500 pack ikan krispy.

Direktur Jenderal PDSPKP, Artati Widiarti mengungkapkan penyerahan bantuan ini dilatarbelakangi tingginya angka Covid-19 di wilayah Bogor. Tercatat pada 5 Juli 2021 lalu, terjadi lonjakan harian sebanyak 562 kasus baru, atau angka tertinggi selama pandemi di kota yang memiliki 6 kecamatan ini.

"Kita tentu merasa prihatin dengan kondisi ini, karenanya Gemarikan turut berpartisipasi pada kegiatan penanganan Covid-19 di kota ini. Gemarikan sendiri adalah kegiatan meningkatkan konsumsi ikan yang bertujuan untuk meningkatkan imunitas tubuh, menjaga permintaan ikan tetapi juga menghela pemasaran ikan di dalam negeri,” ujar Artati Widiarti saat menyerahkan bantuan di Kota Bogor, Jumat (16/7/2021).

Ikan Sumber Imunitas Tubuh

Direktur Jenderal PDSPKP, Artati Widiarti saat menyerahkan bantuan di Kota Bogor, Jumat (16/7/2021).
Direktur Jenderal PDSPKP, Artati Widiarti saat menyerahkan bantuan di Kota Bogor, Jumat (16/7/2021).

Artati mengungkapkan ikan dengan kandungan gizinya yang tinggi sangat cocok dijadikan sebagai sumber makanan bergizi yang sangat diperlukan untuk meningkatkan imunitas tubuh guna melawan laju penyebaran Covid-19.

“Bantuan ini ada ikan segar, ada juga produk yang siap makan. Mudah-mudahan nanti bisa langsung terdistribusi dan bermanfaat,” ujar Artati.

Lebih lanjut Artati menyebutkan bahwa produk produk olahan pada bantuan tersebut sebagian besar dibeli dari UMKM Perikanan di Kota Bogor. “Jadi tak hanya imunitas warga, program bantuan ini juga menjaga keberlangsungan ekonomi dari para pengolah ikan di Kota Bogor,” ujar Artati.

“Saya berharap dengan bantuan ini bisa menjadi stimulus kegiatan peningkatan ekonomi perikanan di Kota Bogor,” tambah Artati.

Wali Kota Bogor, Bima Arya yang menerima secara simbolis menuturkan, saat ini semuanya berpacu dengan waktu. Di satu sisi Pemkot berjuang untuk mengendalikan Covid-19 mengurangi laju positif. Tetapi, di sisi lain juga harus memikirkan logistik untuk warga.

“Banyak warga yang isoman sekarang yang membutuhkan bantuan dan juga warga yang secara ekonomi betul-betul terpapar, seperti pedagang, buruh harian, pengemudi online dan lain-lain,” ujar Bima.

“Kami berterima kasih atas bantuannya, karena selain bantuan kebutuhan pokok kita juga membutuhkan bahan makanan yang punya nilai tambahan gizi, karena bukan hanya mengenyangkan tetapi meningkatkan imunitas. Bantuan ini sangat bermanfaat, akan kita salurkan secara cepat kepada target yang betul-betul membutuhkan dan mudah-mudahan ini bukan yang terakhir,” harapnya.

Penyaluran Bantuan

Koordinator Posko Logistik PPKM Darurat Kota Bogor, Muzakkir sedikit menerangkan bahwa bantuan ikan hari ini akan disimpan terlebih dahulu di cold storage.

“Tapi yang sarden atau ikan yang siap konsumsi akan kita gabung dengan paket sembako, kita akan atur,” tandas Muzakkir.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel