Kkp Siapkan Renstra Ekspor Hasil Perikanan

  • Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNnews.com
    Sebagian Besar Uang Suami Dikelola Istri, Tapi Manajemen Keuangan Paya …

    TRIBUNNEWS.COM - Sebagian besar uang gaji suami dikelola istri. Sialnya, mayoritas wanita tak punya pengetahuan pengelolaan keuangan yang bagus. …

  • Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Antara
    Ekonom: Pemerintah Baru Perlu Naikkan Harga BBM

    Yogyakarta (Antara)- Pemerintahan baru mendatang perlu menaikkan kembali harga bahan bakar minyak bersubsidi secara bertahap untuk mengurangi pembengkaan subsidi bahan bakar itu, kata ekonom Universitas Gadjah Mada Tony Prasetyantono. "Subsidi sulit dihilangkan sama sekali. Yang bisa dilakukan adalah secara bertahap dikurangi," kata Tony di Yogyakarta, Selasa. Ia merekomendasikan kenaikan harga subsidi bahan bakar minyak (BBM) dilakukan dengan menaikkan harga dengan kisaran Rp1.000-Rp1.500 …

  • AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    Merdeka.com
    AP II ingin hadirkan kebun binatang di bandara Jambi

    MERDEKA.COM. PT Angkasa Pura II bersiap mengembangkan bandar udara berkonsep kebun binatang di Sultan Thaha Syaifuddin, Jambi. Kementerian Perhubungan langsung mengkaji rencana itu, karena berkaitan dengan keselamatan penerbangan.Menteri Perhubungan Evert Erenst Mangindaan mengaku baru mendengar proposal AP II itu. Dia mempersilakan operator bandara berkreasi dengan konsep layanan penerbangan, asal keamanan terjamin. ... …

Pekalongan (ANTARA) - Kementerian Kelautan dan Perikanan tengah menyiapkan rencana strategis (renstra) mengawal kinerja ekspor produk hasil perikanan Indonesia yang kian menunjukkan tren positif.

"Rencana strategis tersebut akan ditempuh melalui upaya diversifikasi pasar ekspor, negosiasi hambatan tarif, penanganan hambatan pasar, serta upaya pemenuhan ketersediaan bahan baku kegiatan ekspor." Menteri Kelautan dan Perikanan Sharif C.Sutardjo dalam keterangan tertulis diterima ANTARA Pekalongan, Minggu.

Menurut dia, sejalan dengan meningkatnya tren positif itu, KKP mendorong industri pengolahan hasil kelautan dan perikanan untuk terus meningkatkan produktivitas dan nilai tambah (value added) produk perikanan.

"Meningkatnya nilai tambah dan daya saing produk perikanan dapat berdampak pada meningkatnya kinerja ekspor produk perikanan Indonesia pada tahun ini," katanya.

Ia mengatakan bahwa capaian nilai ekspor hasil perikanan Indonesia 2012 lalu yaitu sebesar 3,9 miliar Dollar AS dengan volume sebesar 1,27 juta ton atau naik sebesar 8,3 persen jika dibandingkan dengan target ekspor dalam rencana strategi (renstra) KKP 2010-2014 yang ditetapkan sebesar 3,6 miliar dollar AS.

Kinerja ekspor hasil perikanan ini, katanya, telah mengarah pada produk bernilai tambah dengan pertumbuhan neraca perdagangan perikanan sebesar 11,49 persen.

"Dari jumlah tersebut, neraca perdagangan produk perikanan pada 2012 surplus sebesar 76,47 persen," katanya.

Ia mengatakan bahwa pada 2013, KKP memperkirakan ekspor hasil perikanan Indonesia mencapai sekitar 5 miliar dollar AS yang diikuti dengan volume sebesar 1,4 juta ton ikan.

"Akan tetapi, untuk mencapai target ekspor pada 2013 akan dibutuhkan upaya peningkatan nilai ekspor sebesar 28,2 persen dan peningkatan volume ekspor sebesar 13,5 persen," katanya.

Menurut dia, dari target ekspor tersebut, budidaya udang tetap menjadi menjadi andalan komoditas unggulan yang diproyeksikan mencapai 1,9 milyar dollar AS yang diikuti oleh komoditas ikan lainnya sebesar 1,5 miliar dollar AS, seperti tuna sebesar 720 juta dollar AS, kepiting 379 juta dollar AS, dan produk perikanan lainnya senilai 541 juta dollar AS.

"Oleh karena itu, untuk meningkatkan kinerja ekspor ini, KKP berkonsistensi mengembangkan jaringan terintegrasi yang terdiri atas sehimpunan industri saling terkait seperti industri inti (core industries), industri pemasok (supllier industries), industri pendukungnya (supporting industries), serta industri terkait (related industries)," katanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...