Klaim Kemenangan Trump Diberi Tanda Menyesatkan

Krisna Wicaksono, Boyke P. Siregar
·Bacaan 1 menit

Twitter Inc dan Facebook Inc menandai komentar Presiden Donald Trump tentang pemilihan presiden Amerika Serikat (AS) yang masih dalam proses penghitungan suara. Twitter mengatakan tweet Trump yang menuduh upaya mencuri pemilu berpotensi menyesatkan.

"We are BIG, but They are Trying to STEAL the Election. We Will never let them do it. Votes Cannot be cast after the Polls are Closed," seperti dikutip Reuters pada Rabu (4/11/2020).

Facebook juga menandai posting-an Trump yang berbunyi: "Kami BESAR." Perusahaan media sosial tersebut mengatakan hasil akhir mungkin berbeda dari penghitungan suara awal karena penghitungan suara akan berlanjut selama berhari-hari atau berminggu-minggu.

"Kami memberi peringatan pada tweet dari @realDonaldTrump karena membuat klaim yang berpotensi menyesatkan tentang pemilu," kata Twitter. Trump berkata tanpa bukti bahwa "mereka mencoba MENCURI Pemilu. Kami tidak akan pernah membiarkan mereka melakukannya."

Dalam posting-an terpisah, Trump mengatakan dia akan membuat pernyataan dan menambahkan: "Kemenangan besar!" Facebook mengatakan, "suara masih dihitung. Pemenang Pemilihan Presiden AS 2020 belum diproyeksikan," kata Facebook.

Sekadar informasi masyarakat AS tengah menanti pemimpin baru melalui pemilihan presiden. Siapakah yang terpilih di antara Donald Trump dari Partai Republik? Atau Joe Biden dari Partai Demokrat?

Baca juga: Surat Suara Pemilu AS Dikirim ke Antariksa