Klarifikasi Lengkap Stasiun TV Soal Nirina Zubir yang Merasa Dijebak

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Nirina Zubir mengaku kecewa dengan TV One karena merasa dijebak. Nirina mengaku diundang acara talkshow, namun malah dipertemukan dengan pengacara tersangka kasus mafia tanah ibundanya.

Nirina Zubir juga meminta TV One menyampaikan permintaan maaf mereka kepada dirinya. "Saya sangat kecewa. Saya dan pengacara meminta surat permintaan maaf dari TV One. Saya tunggu," kata Nirina Zubir di Instagram Storynya.

TV One pun langsung menuliskan klarifikasi di media sosial. Menjelaskan apa yang terjadi pada talk show yang menghadirkan Nirina Zubir dan pengacara tersangka kasus perampasan tanah.

"Saya Eduardus Karel Dewanto, Penanggungjawab Program Apa Kabar Indonesia Malam dan Tim, menanggapi ketidaknyamanan Mbak Nirina Zubir, saat berdialog di tvOne dengan judul 'Rumah Ditilap Mafia Tanah, Nirina Menggugat'," tulis keterangan TV One di Instagram, Jumat (19/11/2021).

Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tiga Poin

Respon TV One atas walk out Nirina Zubir di acara Apa Kabar Indonesia Malam (https://www.instagram.com/p/CWbVUBLLmDp/)
Respon TV One atas walk out Nirina Zubir di acara Apa Kabar Indonesia Malam (https://www.instagram.com/p/CWbVUBLLmDp/)

Dalam kesempatan itu pula, Eduardus Karel Dewanto kemudian memberikan tiga poin klarifikasi soal talk show yang terjadi pada Kamis, 18 November 2021.

Pertama, pihaknya membantah telah melakukan penjebakan kepada Nirina Zubir. Sebab kehadiran pengacara tersangka bertujuan untuk menyeimbangkan berita dari berbagai pihak.

"Kehadiran pengacara tersangka tersebut untuk memenuhi kaidah pemberitaan yang seimbang dan menghormati asas praduga tak bersalah," kata Eduardus Karel Dewanto.

Tak Sengaja

Detik-detik Nirina Zubir walkout dari sesi wawancara di televisi TV One (YouTube)
Detik-detik Nirina Zubir walkout dari sesi wawancara di televisi TV One (YouTube)

Kedua, stasiun TV One juga tidak bermaksud sengaja untuk tidak menginformasikan kehadiran pengacara tersangka kepada Nirina Zubir.

"Kami memperoleh narasumber tersebut menjelang on air," tuturnya.

Pihak TV One menyebut, sudah memperkenalkan setiap narasumber di awal acara oleh presenter.

"Saat itu, Mbak Nirina juga bersedia berdialog dengan pengacara tersebut. Saat jeda komersial pun tidak ada masalah,"terang pihak TV One.

Tak Terima

Kegaduhan mulai terjadi saat pengacara tersangka mulai angkat bicara. Sementara Nirina Zubir tak terima dan langsung walk out dari acara tersebut.

Poin ketiga adalah narasumber yang dihadirkan bukan hanya Nirina Zubir dan pengacara tersangka. Tapi juga pihak lain seperti staf Khusus Kementerian BPN, Dirkrimsus Polda Metro Jaya dan Pengamat Pidana.

"Dalam konteks isi dialog, tvOne sepakat dan berpihak pada pemberantasan Mafia Tanah. Oleh karena itulah, kami menghadirkan nara sumber yang kompeten lainnya," jelas Eduardus Karel Dewanto.

Kesalahpahaman

Sebagai penutup Eduardus berharap penjelasannya bisa meluruskan kesalapahaman yang terjadi pada Nirina Zubir.

"Semoga bisa membantu menjernihkan informasi atas ketidaknyamanan Mbak Nirina Zubir, selaku korban Mafia Tanah," pungkasnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel