Klarifikasi Polemik TWK, Pimpinan KPK Sambangi Ombudsman RI

·Bacaan 1 menit

VIVA – Wakil Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Nurul Ghufron, bersama Sekretaris Jenderal KPK, Cahya Harefa mendatangi kantor Ombudsman Republik Indonesia (ORI) di Jalan HR Rasuna Said, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 10 Juni 2021.

Mereka datang untuk mengklarifikasi terkait aduan polemik Tes Wawasan Kebangsaan (TWK). Di mana sebelumnya, 75 pegawai KPK yang tak lulus TWK, melaporkan dugaan maladministrasi terkait pelaksanaan asesmen tersebut.

"Hari ini, Wakil Ketua KPK Nurul Ghufron bersama Sekjen KPK Cahya H Harefa dan didampingi oleh Biro Hukum KPK akan memberikan klarifikasi terkait proses pengalihan pegawai KPK menjadi Pegawai ASN melalui asesmen TWK," kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, kepada awak media.

Baca juga: Kasus Korupsi Alkes, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 2 Tahun Penjara

Ali menjelaskan, kedatangan pihaknya sebagai respon atas undangan yang dikirim Ombudsman pada 4 Juni 2021. Melalui undangan tersebut, ORI meminta KPK dapat menghadiri secara langsung permintaan klarifikasi atas aduan itu.

"Tentu kehadiran KPK hari ini sekaligus menguatkan komitmen kami menghargai tugas pokok dan fungsi ORI dalam mengawasi penyelenggaraan pelayanan publik yang diselenggarakan oleh penyelenggara Negara dalam pemerintahan pusat dan daerah," imbuhnya.

Sebelumnya, perwakilan dari 75 pegawai KPK yang tidak lulus TWK menyambangi Ombudsman untuk melaporkan pimpinannya terkait dugaan maladministrasi. Salah satu yang dilaporkan para pegawai KPK tersebut yakni berkaitan dengan keputusan pimpinan membebastugaskan mereka. Padahal, sebagian besar dari 75 orang tersebut masih menangani perkara-perkara besar di KPK.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel