Klasemen Medali Olimpiade Tokyo: China Belum Terkejar, Indonesia Turun

·Bacaan 1 menit

VIVA – Tuntas sudah penyelenggaraan Olimpiade Tokyo 2020 hari kesembilan. Perubahan belum banyak terjadi di tabel perolehan medali. China masih memimpin di puncak klasemen sementara.

Selepas rangkaian kompetisi pada Minggu, 1 Agustus 2021, kontingen China menambah koleksi medali emasnya lewat Shi Tingmao di nomor loncat indah papan 3m putri, Gong Lijiao di tolak peluru putri dan Chen Yu Fei di bulutangkis tunggal putri.

Sederet hasil positif tersebut membuat China membukukan 24 medali emas, 14 medali perak, dan 13 medali perunggu.

Namun, perubahan terjadi pada posisi di bawahnya. Amerika Serikat berhasil menyusul perolehan medali China dan menggeser Jepang yang sebelumnya menempati posisi kedua.

Amerika berhasil mengoleksi 20 medali emas, 23 medali perak, dan 16 medali perunggu. Sementara, Jepang baru mengumpulkan 17 medali emas, lima medali perak, dan sembilan medali perunggu.

Hasil ini tak lepas dari keberhasilan Amerika menambah empat koleksi emasnya. Sedangkan, tuan rumah gagal menambah raihan emas sepanjang Minggu.

Negara lainnya yang juga melejit posisinya adalah Australia. Negeri Kangguru itu juga menambah empat medali emas dan menempati peringkat empat.

Di bawahnya secara berturut-turut terdapat ROC, Inggris Raya, Prancis, Korea Selatan, Italia, dan Belanda.

Lalu, di mana posisi Indonesia?

Kontingen Merah Putih belum menambah lagi koleksi medalinya lantaran tak ada atletnya yang tampil di pertandingan perebutan medali. Hanya Anthony Sinisuka Ginting yang tampil di semifinal bulutangkis tunggal putra.

Itu pun, dia harus merelakan tiket final setelah ditumbangkan wakil China, Chen Long. Tapi, Anthony masih berpeluang meraih medali perunggu.

Hasil itu membuat posisi Indonesia kembali turun di tabel perolehan medali. Kini, Indonesia menempati peringkat 57 dengan koleksi 1 medali perak dan 2 medali perunggu.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel