Update Klasemen Olimpiade 2020: Ada di Posisi Berapa Indonesia Kini?

·Bacaan 1 menit

VIVAOlimpiade 2020 masih berlanjut, sejumlah negara masih berusaha untuk meraih peringkat terbaik jelang penutupan. Lalu ada di posisi keberapa Indonesia sekarang?

Indonesia sendiri terakhir kali menyelesaikan kiprahnya di ajang empat tahunan ini pada Senin 3 Agustus 2021 lalu. Duel antara Greysia Polii/Apriyani Rahayu vs wakil China di cabor bulutangkis menjadi salah satu wakil penutup manis Indonesia.

Mereka menang di laga final dan merebut medali emas. Wakil lainnya adalah Anthony Ginting yang mengamankan medali perunggu di hari yang sama.

Total Indonesia di Olimpiade mengumpulkan 1 medali emas, 1 perak dan 3 perunggu. Torehan tersebut membuat posisi Indonesia berada di posisi ke-43 pada 4 Agustus 2021.

Dan kini pada 5 Agustus 2021 sore, posisinya masih sama namun Indonesia tengah ketar-ketir. Posisinya berpotensi disalip.

Portugal misalnya makin menempel Indonesia. Mereka baru saja meraih medali emas di cabang lompat jangkit melalui atletnya Pedro Pichardo pada Kamis 5 Agustus 2021.

Sementara Filipina, dipastikan menggeser Indonesia menyusul keberhasilan atletnya menuju final tinju kelas terbang.

Kini Filipina sudah mengumpulkan 1 emas, 1 perak dan 1 perunggu. Garansi perak sudah dimiliki dan tinggal menunggu hasil final saja, otomatis Filipina menggeser posisi Indonesia.

Berikut klasemen terkini Olimpiade 2020:

1. China – 32 emas, 22 perak, 16 perunggu
2. Amerika Serikat – 25 emas, 31 perak, 23 perunggu
3. Jepang – 21 emas, 7 perak, 12 perunggu
4. Britania Raya – 15 emas, 18 perak, 15 perunggu
5. Australia – 15 emas, 4 perak, 17 perunggu
6. ROC – 14 emas, 21 perak, 18 perunggu
7. Jerman – 8 emas, 8 perak, 16 perunggu
8. Prancis – 6 emas, 10 perak, 9 perunggu
9. Italia – 6 emas, 9 perak, 15 perunggu
10. Belanda – 6 emas, 8 perak, 9 perunggu

.

.

.
43. Indonesia -1 emas, 1 perak, 3 perunggu

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel