Klenteng Kong Miao TMII Batasi Perwakilan untuk Ibadah Imlek

Dedy Priatmojo, Willibrodus
·Bacaan 1 menit

VIVA – Meski masih dalam situasi pendemi COVID-19, Kelenteng Kong Miao Taman Mini Indonesia Indah (TMII) tetap menggelar perayaan Imlek. Namun, untuk membatasi warga, prosesi sembahyang atau ibadah hanya dilakukan oleh perwakilan umat Konghucu dari masing-masing wilayah DKI Jakarta.

Setiap umat yang beribadah wajib mematuhi protokol kesehatan. Mereka harus mencuci tangan, mengenakan masker, dan menjaga jarak. Kelenteng juga hanya dimasuki oleh perwakilan saja.

Ketua Hubungan Antar Lembaga dan Lintas Agama, Matakin WS Liem Liliany Lontoh mengatakan, perayaan Imlek tahun ini jauh berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Kali ini, Imlek dirayakan dengan sangat sederhana dan Klenteng tidak dibuka untuk umum.

Perayaan-perayaan seperti Barongsai pun tidak dihadirkan untuk menghindari kerumunan warga. Sebab, pandemi COVID-19 masih melanda Tanah Air hingga saat ini.

"Perayaan Imlek kali ini berbeda dengan perayaan sebelumnya, karena kali ini kita menghadapi pandemi COVID-19. Biasanya persembahyangan secara berbondong-bondong, orang-orang datang sembahyang di Klenteng, tetapi ini hanya beroperasi beberapa pengurus untuk mewakili seluruh masyarakat untuk berdoa," kata Liliany, Jumat 12 Februari 2021.

Liliany melanjutkan, pada momentum Imlek tahun ini, pihaknya secara bersama-sama mendoakan Indonesia, agar segera bebas dari pandemi COVID-19. Selain COVID-19, pihaknya juga berdoa, agar bencana lain juga segera berakhir dan diberi keberkahan untuk bangsa.

"Kiranya dengan memasuki tahun yang baru ini, kita semua senantiasa boleh merasakan kebahagiaan, keberkahan, keberuntungan, kemakmuran, mendapatkan keberhasilan itu," lanjutnya.

Ia juga secara khusus meminta seluruh warga yang merayakan tahun baru Imlek, untuk menghindari kerumunan dan mengurangi mobilisasi dari rumah ke rumah. "Biasanya silaturahmi, kali ini sebaiknya tidak perlu. Imlek kali ini cukup dirayakan bersama keluarga di rumah sendiri," imbuh Liliany.