KLH Serahkan Penanganan Kebakaran Hutan Pada BNPB

Jakarta (ANTARA) - Kementerian Lingkungan Hidup menyerahkan penanganan kebakaran hutan yang beberapa hari terakhir ini terjadi di sejumlah wilayah kepada Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).

"Kita berharap BNPB sebagai ujung tombak untuk melakukan penanganan kebakaran hutan, sementara KLH koordinasi dalam kaitannya dengan upaya preventif," kata Menteri Lingkungan Hidup Balthasar Kambuaya usai halal bihalal dengan jajaran Kementerian Lingkungan Hidup di Jakarta, Selasa.

Menteri mengatakan, intensitas kebakaran hutan belakangan ini sedikit meningkat karena faktor cuaca yang masih musim kemarau dan terkait dengan pembukaan lahan untuk perkebunan dengan cara membakar lahan.

Kebakaran hutan, menurut Balthasar Kambuaya, menimbulkan kerugian yang cukup besar terutama dalam hal menghilangnya keanekaragaman hayati dan kerusakan lingkungan.

"Seperti di Kalimantan, orangutan terpaksa keluar dari habitatnya karena tempat tinggal mereka terbakar," kata Balthasar.

Selain keanekaragaman hayati dan lingkungan yang terancam akibat kebakaran hutan juga menimbulkan emisi yang berdampak pada perubahan iklim.

Lebih lanjut Balthasar mengatakan, upaya preventif yang dilakukan adalah penegakan hukum bagi pelaku pembakaran hutan.

"Saya sudah bertemu dengan Menteri Lingkungan Hidup Malaysia dan kami sudah bicara bahwa kita akan menempuh jalur hukum bagi siapa saja yang melakukan pembakaran hutan dan setelah kita lihat memang banyak perusahaan Malaysia disana, begitu juga dengan Singapura," tambah dia.

Menurut Balthasar, pihak Malaysia tidak berkeberatan jika memang hukum di Indonesia berlaku untuk menindak pembakar hutan.

Sejumlah kebakaran hutan terjadi di wilayah Indonesia seperti di gunung Papandayan, Gunung Slamet, Kalimantan Timur, Sumatera Selatan. (tp)




Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.