Klopp Akui Liverpool Tak Mungkin Juara, Tunggu 30 Tahun Lagi?

Robbi Yanto
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kekalahan mengenaskan dari Leicester City membuat manajer Liverpool, Juergen Klopp lempar handuk untuk mempertahankan gelar juara Premier League.

Liverpool tumbang 1-3 di King Power Stadium, Sabtu 13 Februari 2021. Sempat unggul lebih dulu melalui Mohamed Salah menit ke-67, gawang Liverpool dibombardir tiga gol di akhir laga,

Pertama, James Maddison menyamakan kedudukan. Kemudian aksi dari Jamie Vardy menit ke-81 yang berhasil mempecundangi Alisson. Lima menit jelang bubaran, Harvey Barnes membuat Liverpool makin menderita.

Hasil ini tak merubah posisi Liverpool di peringkat keempat dengan 40 poin dari 24 laga. Namun mereka hanya berjarak satu poin dari Chelsea dan West Ham di peringkat kelima dan keenam.

Dengan pemuncak klasemen Manchester City, Liverpool untuk sementara tertinggal 10 poin. Jumlah itu bisa lebih banyak apabila ManCity memenangi laga kontra Tottenham, Minggu dini hari WIB.

Melihat situasi ini, Klopp menyadari timnya tak mungkin lagi menjadi juara. Dengan jujur dia mengatakan Liverpool tak bisa menutup jaraknya musim ini.

"Ya, saya rasa kami tak bisa menutup jaraknya musim ini, jujur saja. Kami harus memenangi pertandingan-pertandingan dan sebagian besar permainan kami hari ini sangatlah bagus," kata Klopp, dikutip Skysport.

Klopp menambahkan, yang perlu Liverpool lakukan saat ini adalah memaksimalkan laga yang tersisa dan menghindari kesalahan-kesalahan yang bisa menimbulkan kerugian besar.

"Dalam dua situasi hari ini, kami tidak melakukan itu dan begitulah mereka dibiarkan mencetak dua gol. Hasil-hasil itu sangat berkaitan dengan performa," ucapnya.

Tragis memang, Liverpool yang tampil ganas musim lalu harus menyudahi perburuan juara musim ini lebih cepat.

Statistik memang tak bohong, Liverpool menjadi juara bertahan pertama yang mengalami perbedaan poin sangat jauh di 24 laga dalam sejarah Premier League.

Musim lalu di 24 pertandingan The Reds mampu mengumpulkan 70 poin, sedangkan musim ini Sadio Mane cs cuma bisa menorehkan 40 poin, atau 30 poin lebih sedikit.

Lantas, kapan Liverpool bisa merebut kembali trofi Premier League? Jangan sampai menunggu 30 tahun lagi seperti musim kemarin (2019-2020).