Klopp Sempat Bela Mati-matian Si Biang Kerok Kekalahan Liverpool

Muchamad Syuhada
·Bacaan 1 menit

VIVATrent Alexander Arnold dianggap sebagai biang kerok kekalahan Liverpool di kandang Real Madrid dalam leg pertama perempatfinal Liga Champions. Dia membuat blunder yang menyebabkan The Reds kebobolan gol kedua.

Pemain 22 tahun tersebut berusaha menyundul bola, namun justru si kulit bundar jauh di punggungnya dan berhasil diambil oleh Marco Asensio. Dengan mudahnya gelandang Los Blancos itu kemudian melumpukan kiper Alisson Becker.

"Kesalahan dari Alexander-Arnold tidak terjadi secara tiba-tiba. Saya tidak menyukai permainan kami di babak pertama, kami harus jelas," ujar Klopp.

Belum lama ini Alexander-Arnold sempat dibela habis-habisan oleh Klopp. Kaitannya dengan penolakan Manajer Timnas Inggris, Gareth Southgate, untuk memanggilnya.

"Saya terkejut ketika Alexander Arnold tidak menerima panggilan. Saya menghormati keputusan itu, tentu saja saya mengerti. Tapi saya tidak memahaminya," kata Klopp belum lama ini.

Publik sendiri banyak berdebat soal keputusan Southgate tersebut. Ada yang tidak sepakat karena merasa sang pemain layak, tapi tidak sedikit juga yang setuju karena merasa performa Alexander Arnold mulai tidak berkembang dan ada pemain lain lebih jago sekarang.

Yang paling disorot adalah kemampuan bertahan Alexander Arnold. Dia dalam sejumlah kesempatan acap melakukan kesalahan dan mudah dilewati lawan. Banyak pihak berpikir kalau sang pemain lebih pas bila dipasang sebagai winger murni bukan bek sayap atau full bek.