Klub Culun Spanyol Tak Pernah Menyangka Bisa Main di Kandang MU

Zulfikar Husein
·Bacaan 2 menit

VIVA – Klub culun dari Spanyol, Granada akan bertamu ke kandang Manchester United dalam pertandingan leg kedua perempatfinal Liga Europa 2020/2021, di Old Trafford, Jumat 16 April 2021, dini hari WIB. Jelang laga ini, Granada harus mengejar defisit dua gol usai kalah dalam duel leg pertama.

Pelatih Granada, Diego Martinez, mengaku, siap memberikan kejutan kepada Setan Merah, kendati tim asuhannya tidak diunggulkan sama sekali pada laga dini hari nanti. Bahkan, sebagian bandar judi hanya memberikan peluang Granada menang 1000 banding 1.

Akan tetapi, Martinez mengatakan, sesumbarnya tersebut bukan tanpa alasan. Sebab, sejauh ini, Granada telah menjadi salah satu tim yang paling mengejutkan dalam beberapa musim terakhir.

"Jika saya berbicara dengan Anda di sini, pasti ada akan frasa yang berdampak tentang apa yang saya yang katakan di ruang ganti. Jadi, saya berbicara kepada Anda di sini, di stadion yang luar biasa di panggung dunia ini, pasti saya memiliki kepercayaan yang lebih ke pemain," kata Martinez, seperti dikutip The42, Kamis 15 April 2021.

"Kami percaya apada kemungkinan kami bisa melakukannya dengan baik. Saat Anda bertanding dengan tekad, Anda bisa melakukan apa saja, dan itu termasuk pertandingan nanti (lawan MU)," ucapnya.

Lebih lanjut, Martinez sangat meyakini anak asuhnya bakal tampil habis-habisan dan akan menyulitkan MU di laga dini hari nanti. Terlebih, semua pihak yang ada di Granada, termasuk para pemain, tidak pernah menyangka bisa tampil di stadion Old Trafford.

"Ketika kami menyerahkan paspor kami di bandara (Federico Garcia Lorca), polisi di bandara berterima kasih kepada kami atas semua yang telah semua yang telah kami capai. Kami tidak menyangka bahwa kami akan berada di divisi teratas selama bertahun-tahun," ujarnya.

"Tim ini, telah berhasil meraih hal-hal yang hampir mustahil pada tahun-tahun sebelumnya. Karenanya, kami yakin tentang peluang kami, meski kami tahu kami menhadapi lawan yang biasa, lawan yang sangat tangguh, tapi kami akan melakukannya dengan determinasi dan mencoba yang terbaik," tutur pelatih berusia 40 tahun tersebut.