Klub Raffi Ahmad dan Nama Baru yang Diakui di Kongres PSSI

·Bacaan 2 menit

VIVAKongres PSSI di Jakarta, Sabtu 29 Mei 2021 menghasilkan sejumlah keputusan. Salah satunya mengesahkan perubahan nama yang diajukan sejumlah klub.

Klub milik Raffi Ahmad, Cilegon United resmi berubah menjadi Rans Cilegon United FC dan diakui tampil di Liga 2 untuk musim 2021. Raffi pun sempat hadir pada Kongres didampingi oleh Darius Sinathrya.

Selain Rans Cilegon United, klub yang berubah nama yaitu Dewa United menjadi Martapura Dewa United.

Lalu, Putra Sunan Giri (PSG) berubah menjadi Putra Safin Grup. Berikutnya, Babel United FC menjadi Muba BaBel United.

Sementara itu, Darius Sinathrya yang menjabat sebagai chief operating officer Rans turut senang akhirnya perubahan nama bisa disahkan oleh PSSI tanpa kendala. "Betul nama kami sudah berubah," ucap Darius.

Terkait kemungkinan perubahan nama lagi, Darius menyebut pihaknya belum memiliki rencana terbaru. Kemudian soal markas mereka akan tetap berada di Cilegon.

"Kami tidak tahu apakah bisa berubah lagi ke depannya atau tidak. Yang jelas, kami gunakan nama ini [Rans Cilegon FC) dulu selama setahun," ucap Darius.

"Masih, masih di Banten yang masih di bawah naungan Asprov (Asosiasi Provinsi) Banten," sambung suami Dona Agnesia tersebut.

Disi sisi lain, Wakil Ketua Umum PSSI, Iwan Budianto mengatakn perubahan nama paling banyak dilakukan di klub Liga 3. Bahkan, sampai ratusan klub.

"Ada beberapa penambahan klub dan ada persetujuan perubahan nama dan itu jumlahnya ratusan. Jadi gak mungkin kami sebut satu persatu," jelasnya.

Lebih lanjut, ada dua klub Liga 1 yang sempat gembar-gembor mengubah nama mereka malah tidak disahkan pada Kongres. Mereka adalah Bhayangkara FC, dan juga TIRA Persikabo.

Bhayangkara sebelumnya, sudah mengganti nama menjadi Bhayangkara Solo FC sejak akhir tahun 2020. Sedangkan TIRA Persikabo ingin disebut sebagai Persikabo 1973. Tapi, keduanya malah tidak berganti nama.

"Ada dua klub Liga 1 yang tadinya mengajukan perubahan nama yaitu Bhayangkara FC menjadi Bhayangkara Solo FC, lalu ada juga Tira Persikabo. Tapi sampai akan dinaikan sebagai agenda kongres, tidak ada surat resmi dari mereka sampaikan," kata Iwan.

"Dan belakangan ini kami tahu, kedua klub itu tidak jadi berubah nama," jelasnya.


Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel