Klub Serie A Dijatuhi Hukuman Larangan Transfer 2 Tahun

·Bacaan 1 menit

VIVA – Klub Serie A Italia, Spezia, dijatuhi hukuman larangan mendatangkan pemain baru oleh FIFA selama dua tahun atau dalam empat jendela bursa transfer.

Hukuman itu tersebut dijatuhkan setelah Spezia dinyatakan bersalah oleh FIFA karena merekrut sejumlah pemain di bawah umum 18 tahun dari Nigeria.

Dugaan pelanggaran itu disebut FIFA telah dilakukan Spezia pada 2013 hingga 2018 di bawah manajemen lama sebelum diakuisisi pemilik baru pada Februari 2021.

Spezia juga diganjar denda sebesar 462 ribu euro atau sekitar Rp7,9 miliar. Namun, klub yang promosi ke Serie A pada musim lalu tersebut masih bisa mengajukan banding.

“Kami terkejut dengan keputusan FIFA untuk memberlakukan larangan keras pada klub kami. Kami tidak berperan dalam dugaan pelanggaran yang dikaitkan dengan Spezia Calcio dan mengutuk keras sistem apapun yang mencakup perekrutan anak di bawah umum secara tidak sah,” kata Presiden Spezia, Philip Raymond Platek, seperti dikutip Football Italia, Jumat 16 Juli 2021.

“Saya tidak ingin berkomentar lebih lanjut tentang masalah ini karena proses hukum sedang berlangsung, tapi kami ingin meyakinkan penggemar kami bahwa kami ingin mengajukan banding terhadap putusan ini dan mengambil tindakan yang tepat untuk memastikan tim kami tetap kompetitif pada tahun-tahun mendatang,” ujarnya.

Spezia finis di peringkat ke-15 pada Serie A musim 2020/2021. Klub yang bermarkas di Stadio Alberto Picco itu juga baru menunjuk mantan pemain Timnas Italia, Thiago Motta, sebagain pelatih setelah ditinggal Vincenzo Italiano ke Fiorentina.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel