Klub Striptis Dibuka, Penari Bugil Pakai Masker Wajah

Diza Liane Sahputri

VIVA – Klub striptis di Amerika Serikat kembali dibuka usai lockdown dilonggarkan di tengah pandemi COVID-19. Para penari sudah kembali beraksi dengan tarian menggoda, tapi tetap memakai masker di wajah sebagai upaya pencegahan penularan.

Klub The Den terletak di wilayah bernama Wyoming yang tercatat dengan minimnya kasus COVID-19, sehingga diperbolehkan untuk dibuka bersamaan dengan bisnis lainnya. Para penari mengaku sangat senang meski sedikit gugup dengan kondisi wabah itu.

"Aku sedikit gugup karena virus masih ada tapi juga bahagia bisa kembali bekerja, karena banyak orang yang masih belum bisa menjalani aktivitas seperti biasa," ujar salah satu penari, Doris Craig, dikutip dari laman Daily Star, Selasa 19 Mei 2020.

Pembukaan kembali klub tersebut dilakukan dengan tarian striptis oleh para penari yang hampir bugil dan memakai masker. Pemakaian masker itu dilakukan agar penularan virus bisa dicegah sejak dini dan masuk ke dalam àturan klub itu.

Meski begitu, salah satu penari merasa kurang nyaman dengan aturan baru tersebut. "Aku merasa riasan wajahku bisa luntur dengan ditutupi benda ini (masker)," ungkap penari itu.

Diketahui, wilayah Wyoming hanya tercatat sedikit kasus karena minimnya populasi dan besarnya wilayah. Sekitar 541 kasus positif ditemukan dan hanya 7 kematian yang terjadi akibat COVID-19.

"Kita tahu saat pintu klub ditutup, kita sempat merasa kacau sampai akhirnya bisa dibuka lagi. Risiko yang kita ambil cukup besar," ujar pemilik klub, Kim Chavez.