KM Glory Marry yang kandas di Talaud Sulut berhasil ditarik ke laut

Kapal Motor Penumpang Glory Mary yang kandas pada Selasa (23/8) di Moronge Pulau Salibabu Kabupaten Kepulauan Talaud, Sulawesi Utara, berhasil ditarik ke laut pada Minggu pagi.

"KMP Glory Mary sudah berhasil ditarik ke laut dan saat ini sudah sandar di Pelabuhan Lirung Talaud," Kata Kepala Bidang Rehabilitasi dan Rekonstruksi BPBD Kabupaten Kepulauan Talaud, Samuel Salaa dihubungi di Kabupaten Sangihe Kepulauan, Sulut, Minggu.

Menurut dia, usaha menarik kapal dari atas karang sudah dilakukan sejak Selasa (23/8) sampai dengan Minggu subuh.

"KMP Glory Marry sudah berhasil ditarik pada Minggu pukul 05.00 Wita dan saat ini sudah sandar di Pelabuhan Lirung," kata dia.

Baca juga: KM Glory Marry kandas di Talaud belum berhasil ditarik ke laut

Dia mengatakan, selain ditarik oleh kapal, pemerintah dan masyarakat melaksanakan acara adat dan doa bersama yang diadakan sejak awal pelaksanaan upaya evakuasi sampai dengan Minggu subuh.

"Pihak kecamatan dan desa, TNI, Polri, tokoh adat/agama dan masyarakat berdoa untuk kelancaran proses evakuasi," kata dia.

Dia menjelaskan dalam musibah kandasnya KMP Glory Marry, tidak ada korban jiwa sebab kapal kandas di atas karang di pinggir pulau bukan di tengah laut.

Baca juga: Kapal penumpang Glory Marry kandas di Moronge Kabupaten Talaud

"Semua penumpang langsung turun ke darat dan melanjutkan perjalanan dengan darat dan armada laut di Kecamatan Moronge," kata dia.

KMP Glory Marry melayani rute pelayaran Manado-Talaud pulang pergi dari Manado dengan tujuan Pelabuhan Lirung, Melonguane, dan Beo Kabupaten Kepulauan Talaud mengangkut penumpang dan barang-barang kebutuhan pokok.

"KMP Glory Marry direncanakan berangkat ke Manado pada hari Selasa (30/8). Hari Senin direncanakan dilaksanakan ibadah syukuran di kapal," kata dia.

Baca juga: TNI AL libatkan dua KRI dukung Pencanangan Gerbangdutas di Talaud