KM Lintas Asahan Angkut 16 Kontainer Batubara Berdokumen Palsu

TRIBUNNEWS.COM , SURABAYA - Tim patroli Ditpolair Polda Jatim mengamankan 16 kontainer batu bara atau sekitar 320 ton yang diangkut menggunakan KM Lintas Asahan.

Kapal bermuatan 16 kontainer batu bara itu diamankan saat sedang berada di bouy 10 perairan Tanjung Perak, Surabaya.

Batu bara sebanyak itu dari luar pulau yang hendak dikirim ke Jawa Timur.

"Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata dokumennya palsu. Saat ini, 16 kontainer baru bara tersebut diamankan di depo Depo PT Lintas Kumala Abadi di Jl Tanjung Tembaga No 9, Tanjung Perak," ujar Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Awi Setiyono, Rabu (14/8/2013).

Selain itu, petugas Ditpolair juga telah menetapkan tiga orang tersangka. MG dari pelayaran LKA, WR selaku Pimpinan CV IBU, dan W pimpinan CV TCB. 

Sedangkan barang buktinya, selain 16 kontainer batu bara, juga diamankan satu bendel dokumen muatan KM Lintas Asahan yang terdiri dari SKAB, BL dan Manifest.

"Pasal yang disangkakan adalah pasal 158 Jo 161 UURI nomor 4 tahun 2009 tentang pertambangan mineral dan batubara dengan ancaman hukuman 10 tahun penjara. Dan pasal 263 ayat 1 KUHP dengan ancaman 6 tahun penjara," sambung Awi.

Baca Juga:

Ekspor batubara Januari-Mei naik 21%

Ekspor Batubara ke India Melonjak 40 Persen

Pemegang IUP Dapat Insentif Bangun PLTU di Mulut Tambang

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.