KM Sabuk Nusantara 76 Rute Gorontalo-Ternate Beroperasi, Harga Tiket Rp 13.000

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan kembali meluncurkan kapal perintis. Kapal yang diluncurkan dalam rangka mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat itu adalah Kapal Motor (KM) Sabuk Nusantara 76 yang resmi melayani pelayaran Gorontalo-Ternate pergi pulang (PP).

Peresmian kapal yang memiliki kapasitas penumpang sebanyak 484 orang itu ditandai dengan pemecahan kendi bertempat di Pelabuhan Kota Gorontalo.

Harga tiket per penumpang di awal peresmian kapal perintis tersebut ditawarkan termurah, mulai dari Rp13.000 dan termahal Rp33.000.

KM Sabuk Nusantara 76 ini mengangkut sebanyak 69 orang penumpang dan 55 ton barang pada pelayaran perdananya, dan diresmikan langsung oleh Gubernur Gorontalo, Rusli Habibie bersama Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Laut yang diwakili oleh Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri, Medy Purwanto.

Selain itu, kegiatan peresmian juga diikuti dengan kunjungan ke atas kapal bersama Kapolda Gorontalo Irjen Pol Akhmad Wiyagus, Tenaga Ahli Menteri Perhubungan Bidang Komunikasi dan Media, Thontowi Djauhari, serta Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (FORKOPIMDA) Provinsi Gorontalo.

Gubernur Gorontalo Rusli Habibie menyampaikan terima kasihnya dan apresiasi kepada Menteri Perhubungan Budi Karya atas alokasi KM Sabuk Nunsatara 76.

Gubernur Rusli pun mendukung pentingnya fasilitas pelayaran ini untuk konektivitas antar daerah antar pulau dan bisa mendorong perputaran ekonomi semakin baik.

“Saya lihat kapal ini bagus, apalagi dijelaskan pakai AC, ada kamar, harganya murah,” ujar Gubernur Rusli, dikutip dari rilis Direktorat Jenderal Perhubungan Laut Kementerian Perhubungan, Sabtu (6/11/2021).

Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 76 dengan Pelabuhan Pangkalan Gorontalo, merupakan kapal 2000 GT milik Direktorat Jenderal Perhubungan Laut yang dalam pengoperasiannya diamanahkan kepada Kantor KSOP Kelas III Gorontalo.

Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Medy Purwanto menjelaskan, dengan beroperasinya Kapal Perintis KM. Sabuk Nusantara 76 ini diharapkan dapat mendukung keberlangsungan konektivitas dan mobilitas orang dan barang wilayah – wilayah di Gorontalo, dengan rute pelayaran R-41 : Gorontalo – Luwuk - Banggai - Bacan – Ternate - Bacan - Banggai - Luwuk - Gorontalo.

“Kami mengapreasiasi gerak cepat Bapak Gubernur yang kemarin telah mensosialisasikan pengoperasian perdana kapal sabuk nusantara 76 di radio RRI gorontalo. Kolaborasi dan kontribusi pemerintah daerah dalam menjaga, merawat dan mengoptimalkan kapal sangat kami harapkan," ungkap Medy.

Disamping sosialisasi terhadap jadwal pengoperasian kapal kepada masyarakat, Medy juga berpesan kepada KSOP dan Operator Kapal untuk memperhatikan aspek safety, security, services dan clean ocean.

“Kami melihat antusias masyarakat dalam menggunakan kapal ini. Semoga utilitas kapal ini terjaga dan terus meningkat sehingga manfaat pelayanan kapal dapat tercapai,” ujar Medy.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Masuk Program Tol Laut

Petugas bersiaga sebelum keberangkatan KM Caraka Jaya Niaga III-4 yang digunakan sebagai kapal tol laut logistik Natuna di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (25/10). (Liputan6.com/Immanuel Antonius)
Petugas bersiaga sebelum keberangkatan KM Caraka Jaya Niaga III-4 yang digunakan sebagai kapal tol laut logistik Natuna di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara, Selasa (25/10). (Liputan6.com/Immanuel Antonius)

Kapal perintis KM Sabuk Nusantara merupakan salah satu program Tol Laut Bapak Presiden Joko Widodo. Pengoperasian hari ini merupakan rangkaian bukti-bukti kongkrit dari Program Tol Laut Jokowi, kata Kemenhub.

“Pemerintah melalui Kementerian Perhubungan, juga akan terus menggulirkan program Tol Laut untuk meningkatkan konektivitas dan menekan disparitas harga dan kelancaran distribusi logistik, khususnya di wilayah 3TP Indonesia,” demikian pernyataan Kasubdit Angkutan Laut Dalam Negeri Medy Purwanto.

Dalam kesempatan yang sama, Kepala Kantor KSOP Kelas III Gorontalo Taher Laitupa mengatakan bahwa Kehadiran Kapal Perintis 76 ini dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Gorontalo.

“Kehadiran KM Sabuk Nusantara 76 ini merupakan bentuk komitmen kemenhub dalam meningkatkan layanan dan konektivitas di Indonesia Khususnya di Gorontalo,” ujar Taher.

Kemenhub menjelaskan, kapal KM) Sabuk Nusantara 76 merupakan rute yang diusulkan Pemerintahan Provinsi Gorontalo, dalam memfasilitasi dan mendukung pergerakan masyarakat dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal, serta program strategis Pemerintahan Provinsi Gorontalo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel