Knalpot Pro Speed, Buat Speed Lover Ninja 250

Otosia.com -

Tingginya angka penjualan sepeda motor termasuk kelas sport di Tanah Air membuat produsen-produsen aksesori dan parts Taiwan melirik Indonesia. Selain Thailand, produk after market sepeda motor buatan Taiwan membanjiri pasar Indonesia. Mulai dari filter udara, penghemat BBM, Electronic Voltage Stabilizer hingga knalpot racing.

Selain tidak kalah dari sisi teknologi, secara umum kualitas produk aksesori dan parts Taiwan lebih bagus dibandingkan Cina. Harga yang ditawarkan pun juga relatif kompetitif. Misalnya knalpot racing, dilihat dari bahan yang digunakan, desain dan bentuk yang ditawarkan beragam, tak kalah dengan buatan Eropa atau Amerika. Soal kemampuan tenaga tambahan bagi motor pun sudah dibuktikan pada pengetesan.

Salah satu knalpot untuk motor sport premium produksi Taiwan, Pro Speed, bisa menjadi pilihan bagi speed lover di Indonesia. Dibuat di Taiwan, namun berlabel merek Indonesia, knalpot Pro Speed menyajikan ragam knalpot untuk motor 150cc hingga 250cc.

Meski diproduksi di Taiwan, Pro Speed merupakan asli hasil riset dan pengembangan dalam negeri yang mampu bersaing dengan merek-merek lain. Pro Speed telah mengalami uji riset dan teknologi yang tidak hanya memberikan output tenaga yang baik tetapi juga tetap mengutamakan aspek estetika yang elegan.

“Kita sudah coba dengan dyno test dan di Sentul, hasilnya tenaga Ninja 250 bertambah jadi 28 sampai 32 hp dari standarnya sekitar 25 hp,” terang Ridwan dari Pro Speed yang ditemui di boothnya di Hall A3 Pekan Raya Jakarta (PRJ).

Knalpot Pro SpeedKnalpot Pro Speed

Khusus untuk Ninja 250 FI ditawarkan dalam dua tipe yaitu Blue Series dan Carbon/Black Series. Pipa dan silincer knalpot tersebut berbahan stainless steel.

Knalpot Pro Speed Carbon/Black Series yang full stainless steel dan diberi aksen carbon mempunyai karakter suara yang lebih sporty dan keras, untuk output tenaga ada di putaran bawah dan tengah. Untuk bagian moncong knalpot menggunakan 100 persen carbon asli. Kedua saluran gas buang ini tersedia untuk Ninja 250 Fi dan karburator serta CBR 250.

Sementara Pro Speed Blue Series punya karakter suara yang lebih adem, halus dan ngebas. “Karena suaranya tidak terlalu berisik, knalpot ini power outputnya bermain pada rpm tengah dan atas,” beber Ridwan. Karakter ini sangat cocok untuk speed lover. Blue Series terbuat dari bahan full stainless steel dan di bagian muffler diberi efek blue flame, sehingga memberikan tampilan yang lebih gaya. Blue Series diperuntukan buat Ninja 250 injeksi dan karburator serta CBR 250.

Sementara knalpot TX Series dirancang untuk keperluan adventure atau grass track, termasuk juga untuk jalan landai. Tak salah jika knalpot ini dibuat khusus untuk Kawasaki KLX 150 dan D-Tracker 150. TX Series adalah hasil dari pengembangan MX Series.

Mulai dari bagian header atau pipa knalpot TX Series menggunakan jenis material yang berbeda. Bagian silincer mengalami perubahan fisik, dan pada bagian sarangan mendapat perubahan untuk menciptaklan turbelensi yang lebih baik.

Kelebihan TX Series adalah mampu melepas panas dengan baik sehingga suhu lebih stabil. Dampaknya, power motor pun ikut terjaga. Selain itu, TX Series sanggup mencapai torsi yang diperlukan.

Knalpot ini menggunakan bahan baja pada pipa dan full alumunium cnc pada muffler, akibatnya finishing terlihat lebih rapih. Bentuk muffler yang agak memanjang menghasilkan suara lembut dan lebih ngebass. Pada bagian ujung muffler diberi warna oranye yang menguatkan kesan sporty.

Knalpot Pro SpeedKnalpot Pro Speed

Untuk Pro Speed Blue Series dijual Rp 3 juta, Carbon Series Rp 3,5 juta, dan Black Series dibanderol Rp 4 juta.

Lantas bagaimana membedakan knalpot Pro Speed ali dan palsu? “Kami memberi embos di bagian belakang silincer. Embos terukir rapih dan halus, sehingga sulit dipalsukan. Kalaupun ada yang sampai memalsukan embosnya, pasti pengerjaannya kasar, dan performanya pun jauh di bawah produk yang asli,” ungkap Ridwan.

 (kpl/nzr/vin)

Sumber: Otosia.com

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.