KNKT Butuh Waktu Seminggu Ungkap Isi CVR Sriwijaya Air SJ-182

Raden Jihad Akbar
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ketua Komite Nasional Keselamatan Transportasi atau KNKT Soerjanto mengungkapkan butuh paling lambat 1 minggu untuk memproses Cockpit Voice Recorder (CVR) Sriwijaya Air SJ-182 yang telah ditemukan.

Dia menegaskan, informasi yang ada dalam CVR itu penting untuk melengkapi data-data fakta yang kemungkinan jadi penyebab jatuhnya pesawat Sriwijaya Air tersebut.

"Kami akan bawa (CVR) ke lab. Untuk pembacaan yang kurang lebih 3 hari hingga seminggu. Kita akan bikin transkrip apa yang terjadi dalam kokpit sehingga bisa menganalisa data fdr dan situasi dalam kokpit," ujar Soerjanto di Jakarta, Rabu 31 Maret 2021.

Baca juga: Kecewa Mudik Dilarang, Organda: Kenapa Kami Tak Diajak Bicara

Dia menegaskan, ditemukannya CVR oleh Tim gabungan KNKT ini membuktikan komitmen serius Pemerntah dalam mengungkap penyebab terjadinya kecelakaan tersebut. Proses dan hasil investigasi pun dilakukan secara transparan dan diinformasikan ke publik.

"Kami serius melakukan investigasi sesuai dengan instruksi presiden. Buka setransparan mungkin agar tidak terjadi lagi di kemudian hari," tegasnya.

Tak hanya itu, capaian ini juga membuktikan pada dunia internasional bahwa Indonesia tidak main-main menangani kasus kecelakaan transportasi yang terjadi.

"Kita menunjukkan dunia internasional bahwa Indonesia tidak main-main. Apapun risikonya kita hadapi bersama, kami ucapkan terima kasih," tambahnya.