Knockout: Jurus Sadis Titisan Khabib yang Bikin Lawan Ciut Nyali

Yudhi Maulana
·Bacaan 2 menit

VIVA – Rusia tak berhenti memunculkan petarung-petarung MMA kelas dunia, setelah Khabib Nurmagomedov kini muncul bintang oktagon lain, siapakah dia?

Ya, dia adalah Zabit Magomedsharipov, petarung muslim asal Rusia yang berada di kelas bulu UFC. Petarung ini digadang-gadang bakal mengikuti jejak seniornya, Khabib Nurmagomedov yang memilih pensiun pada April 2020 lalu.

Fakta yang membuatnya kian dihubungkan dengan The Eagle adalah asalnya yang sama-sama dari Dagestan. Mereka ada di satu kampung.

Sebagai petarung, pria 29 tahun ini memiliki gaya yang tak lazim. Gerakannya lincah dengan teknik kuncian tingkat tinggi yang sulit diprediksi oleh lawan.

Hingga kini, dia sudah melakoni 19 pertarungan dengan rincian 18 kali menang dan 1 kali kalah. Kondisi tersebut membuat namanya kini berada di peringkat ketiga UFC.

Zabit ini memiliki teknik bertarung yang unik, bisa dibilang seperti shaolin. Apa saja sih teknik-teknik yang dimiliknya, berikut VIVA berkesempatan untuk membongkar beberapa teknik yang dimilikinya, seperti dilansir berbagai sumber;

Kuncian aneh

Teknik kuncian merupakan salah satu cara untuk meraih kemenangan. Teknik ini sering sekali digunakan Zabit untuk membuat lawan menyerah.

Tapi kunciannya pasti bakal membuat siapapun yang melihat merasa heran. Dia punya kuncian yang tak lazim dan terlihat di salah satu pertandingan menghadapi Brandon Davis tahun 2018 lalu.

Saat itu dia mengunci Davis dengan teknik aneh, satu kaki Davis ditarik ke atas kepala dan kaki Zabit mengunci kaki lain dari Davis.

Davis kemudian menyerah dan kuncian tersebut beberapa waktu kemudian menjadi kuncian terbaik tahun 2018.

Wushu Sanda

Dengan tubuh kurus tinggi, Zabit punya kelincahan yang sulit ditandingi. Apalagi dia punya teknik bertarung dasar Wushu Sanda, yaitu pertarungan yang mengedepankan efektifitas serangan.

Itu merupakan teknik bertarung yang juga diterapkan militer China yang berbasis pada praktik kungfu dan teknik pertarungan modern.

Gaya bertarung itu yang membuat Zabit sebagai pembeda, pertarungannya selalu menarik.

Tendangan terbang

Teknik tendangan terbang tidak jarang diperlihatkan Zabit, salah satu yang menjadi korbannya adalah Kyle Bochniak.

Duel yang digelar di UFC 223, April 2018 lalu ini berjalan sengit. Zabit juga diketahui mengalami cedera tangan sampai remuk.

Meski begitu dia masih memenangkan pertandingan. Di pertengahan laga dia memamerkan skill tendangan terbang yang membuat penonton berdecak kagum.