Kodam Pattimura genjot vaksinasi jelang akhir Bulan Ramadhan

Jajaran Kodam XVI/Pattimura terus menggenjot dan menggencarkan program vaksinasi COVID-19 menjelang berakhirnya Bulan Suci Ramadhan 1443 Hijriah di Provinsi Maluku dan Maluku Utara (Malut).

Pangdam XVI/Pattimura Mayjen TNI Richard Tampubolon di Ambon, Jumat memerintahkan jajarannya agar melaksanakan percepatan vaksinasi COVID-19 secara maksimal di penghujung Bulan Ramadhan, sebagai salah satu syarat bagi warga untuk melaksanakan mudik bersama keluarga pada perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Warga yang ingin mudik diingatkan untuk divaksin terlebih dahulu baik vaksin pertama dan kedua maupun vaksin penguat atau booster. "Jadi warga Maluku dan Malut yang ingin mudik bersama keluarga silahkan mendatangi gerai vaksinasi yang dibuka jajaran Kodam Pattimura," katanya.

Selain untuk meningkatkan kekebalan kelompok vaksinasi juga untuk menekan kemungkinan peningkatan kasus baru COVID-19 di beberapa daerah di Provinsi Maluku dan Malut, sehubungan dengan kebijakan pemerintah yang membolehkan warga untuk mudik pada perayaan Idul Fitri 1443 Hijriah.

Penegakan protokol kesehatan dan percepatan vaksinasi, ujar Pangdam merupakan salah satu langkah strategis yang bisa dilakukan jajaran Kodam Pattimura dalam membantu mencegah dan mengendalikan angka penyebaran kasus COVID-19 khususnya menghadapi momen mudik lebaran tahun ini.

Menurutnya, selain membuka gerai vaksinasi di rumah sakit milik TNI, pihaknya juga melaksanakan vaksinasi secara bergerak (mobile) baik di pusat keramaian masyarakat agar semakin banyak warga yang divaksin.

"Kegiatan vaksinasi juga dilakukan di malam hari mengingat situasi Ramadhan banyak masyarakat yang melaksanakan ibadah puasa," katanya.

Baca juga: Kreatif, percepatan vaksinasi di Maluku Tenggara bisa dicontoh

Baca juga: Lantamal IX gencarkan vaksinasi di Maluku Tengah karena masih rendah

Kapendam XVI/Pattimura Kolonel Arh Adi Prayogo mengakui minat warga untuk divaksin pada bulan Ramadhan sedikit menurun dibanding waktu-waktu sebelumnya. "Langkah antisipasinya adalah tim vaksinasi melakukan jemput bola dengan vaksinasi mobile atau door to door seusai warga berbuka puasa," ujar Kapendam.

Dia mengimbau warga yang ingin mudik untuk segera divaksin sebagai salah satu syarat perjalanan mudik bersama keluarga baik vaksin lengkap (dosis satu dan dua) maupun vaksin booster atau dosis tiga.

Dia menambahkan, selama Bulan Ramadhan hingga Kamis (28/4) tercatat vaksinasi harian di wilayah Korem151/Binaiya mencapai 1.204 orang. di mana 252 orang mendapat suntikan dosis pertama, dosis kedua 430 orang dan dosis ketiga 522 orang.

Sedangkan di wilayah Korem 152/Baabullah Provinsi Malut capaian vaksinasi harian sebanyak 1.880 orang yang terdiri atas dosis pertama 268 orang, dosis kedua 674 orang serta 938 orang divaksin booster.

Persentase warga di Maluku yang telah divaksin dosis pertama sebesar 72,64 persen atau 1.029.810 orang dari sasaran 1.417.690 orang, dosis kedua 43,4 persen (615.277 orang) sedangkan vaksin booster baru mencapai 10,83 persen atau 153.535 orang.

Sedangkan di Maluku Utara dari sasaran 1,42 orang tercatat prosentase dosis pertama sebesar 73,86 persen, dosis kedua 44,69 persen dan dosis ketiga 15,86 persen.

Baca juga: Berkunjung ke Ternate, Kapolri pantau pelaksanaan vaksinasi COVID-19

Baca juga: Pemudik jangan vaksinasi booster ketika hendak mudik antisipasi KIPI

Baca juga: Lantamal Ambon vaksin 8.923 orang dalam empat bulan terakhir

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel