Kodam XVII/Cenderawasih evaluasi kinerja anggaran semester dua 2021

·Bacaan 3 menit

Jajaran Kodam XVII/Cenderawasih melakukan evaluasi kinerja program kerja dan anggaran semester II tahun 2021 guna meningkarkan capaian kegiatan yang lebih baik, Rabu.

Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal TNI Ignatius Yogo Triyono, berharap semua capaian kinerja pada 2021 akan dievaluasi pelaksanaan program kerja dan anggaran.

"Rapat evaluasi ini untuk menilai atau mengukur pencapaian satuan kerja jajaran Kodam XVII/Cenderawasih," kata dia, saat membuka rapat evalusi program kerja dan anggaran semester II di Markas Kodam XVII/Cenderawasih di Jayapura, Papua.

Baca juga: Satgas TNI-FK Uncen berikan layanan kesehatan warga perbatasan RI-PNG

Melalui rapat evaluasi ini juga, menurut dia, guna menginventarisasi hambatan dan kendala serta merumuskan langkah solusi pemecahan permasalahan dalam upaya meningkatkan kinerja dan capaian kegiatan.

Ia menyebut, dengan mengedepankan pengelolaan anggaran belanja negara yang dilakukan secara tertib, efektif dan efisien, ekonomis, transparan, akuntabel dan dapat dipertanggungjawabkan.

”Agar ke depannya sasaran yang telah ditetapkan dalam pelaksanaan program kerja dan anggaran selanjutnya dapat tercapai guna mewujudkan capaian hasil yang diinginkan," kata dia.

Baca juga: Kodam XVII/Cenderawasih membantu pengamanan ibadah Natal di Papua

"Selain itu saat ini masih dalam suasana hari raya Natal, saya juga mengucapkan selamat Natal kepada seluruh prajurit Kodam XVII/Cenderawasih yang beragama Kristiani sekaligus selamat menyongsong tahun baru 2022 kepada seluruh prajurit Kodam XVII/Cenderawasih,” kata dia.

Ia katakan, pada 2021 Kodam XVII/Cenderawasih telah mampu dan sukses di beberapa peristiwa besar, mulai rangkaian PON XX/2021 serta Peparnas XVI Papua 2021 yang dihadiri presiden maupun wakil presiden sampai dengan penerimaan kunjungan kerja panglima TNI dan kepala staf TNI AD.

”Dimana dari seluruh kegiatan tersebut telah menjadi fokus dan perhatian Kodam XVII/Cenderawasih adalah kebijakan perubahan pola operasi dalam penanganan masalah Papua seperti digariskan panglima TNI yaitu dengan operasi teritorial guna meningkatkan taraf hidup, kesejahteraan dan memenangkan hati serta pikiran rakyat papua,” kata dia.

Baca juga: TNI/Polri rangkul 25 anggota KKB Yapen kembali ke NKRI

"Saat ini kita juga masih menghadapi pandemi Covid-19 yang masih menjadi ancaman dan perlu kita waspadai. Apalagi situasi saat ini diperburuk dengan munculnya varian baru Covid-19 yang lebih virulen dan berbahaya," kata dia.

"Maka dari itu kita sebagai garda terdepan pemerintah dalam upaya mitigasi pandemi Covid-19, harus tetap bekerja keras disiplin mematuhi protokol kesehatan dan harus tetap gigih mendorong upaya peningkatan kekebalan kolektif melalui percepatan vaksinasi ke seluruh lapisan masyarakat,” kata dia.

Ia menyampaikan beberapa hal sebagai atensi untuk mencermati materi yang disampaikan sebagai bahan evaluasi dalam pelaksanaan program kerja dan anggaran serta sebagai bahan informasi untuk menambah wawasan yang dapat diterapkan di satuannya masing-masing.

Baca juga: Pangdam XVII: Satuan BKO Koramil persiapan harus manusiawi

"Gunakan forum ini sebagai sarana untuk berdiskusi dan mengevaluasi persoalan-persoalan yang dihadapi masing-masing satker, sehingga dapat memunculkan inovasi serta improvisasi untuk menuju peningkatan kualitas pelaksanaan program kerja dan anggaran pada tahun selanjutnya," kata dia.

Ia menegaskan, pedomani hasil yang dicapai dalam rapat ini untuk dapat diterapkan dalam pelaksanaan program kerja dan anggaran tahun mendatang. "Sehingga diperoleh optimalisasi pengelolaan program kerja dan anggaran guna mewujudkan capaian kegiatan sekaligus kinerja yang efektif serta efisien,”ujarnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel