Koeman soal Liga Super Eropa: Saya Pelatih Barcelona, Bukan Presiden

Zulfikar Husein
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, tak mau berbicara banyak mengenai keterlibatan tim asuhannya dalam polemik Liga Super Eropa. Koeman hanya menjawab dengan singkat terkait kebijakan Barcelona soal Liga Super Eropa.

Sebelumnya, presiden El Barca, Joan Laporta, telah menyatakan bahwa pihak klub tetap berkomitmen melanjutkan proyek besar Liga Super Eropa. Meskipun, sebagian besar klub Inggris dan Italia telah menarik diri dari proyek yang banyak dikecam oleh otoritas berwenang.

Usai kemenangan Barcelona atas Getafe 5-2 dalam lanjutan LaLiga 2020/2021, Jumat 23 April 2021, dini hari WIB, Koeman ditanyai oleh wartawan mengenai kebijakan Laporta yang tetap ngotot untuk merealisasikan Liga Super Eropa, kendati peluang sudah tertutup.

Koeman pun tidak menjawab pertanyaan itu dengan panjang lebar, dan hanya menegaskan bahwa dirinya adalah pelatih Barcelona, yang tidak bisa memutuskan kebijakan strategis masa depan klub.

"Saya adalah pelatih klub ini, dan saya tidak bisa memutuskan apa yang menjadi kebijakan terkait masa depan klub," kata Koeman, seperti dikutip Triball Football, Sabtu 24 April 2021.

Lebih lanjut, Koeman menambahkan, bahwa kebijakan seperti itu merupakan wewenang dari presiden. Makanya, dia tidak bisa berkomentar banyak mengenai keputusan Laporta yang tetap ngotot mengadakan Liga Super Eropa, dalam pernyataan terakhirnya.

"Kami memiliki presiden, yang mencari jalan terbaik untuk entitas ini. Jadi, bukan tidak memutuskan hal-hal seperti itu," ujar pelatih asal Belanda tersebut.