KOI Dorong Pemberian Bonus ke Atlet yang Lolos Olimpiade

Pratama Yudha
·Bacaan 2 menit

VIVA – Presiden National Olympic Committee atau Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Raja Sapta Oktohari, mendorong pemerintah untuk meneruskan tradisi memberi bonus pada atlet yang lolos ke Olimpiade, termasuk Olimpiade Tokyo 2020.

Pria yang akrab disapa Okto itu menyadari perjuangan atlet untuk lolos ke Olimpiade sangatlah berat. Maka itu, dia merasa atlet yang telah lolos ke pesta olahraga terakbar sedunia itu pantas diganjar bonus. Bukan hanya yang dapat medali saja.

Dan ini sudah dilakukan sejak Olimpiade Rio de Janeiro 2016 lalu. Kala itu, setiap atlet yang tampil di Olimpiade tersebut mendapat bonus Rp100 juta.

“Karena perjuangan untuk bisa meraih tiket itu sangat sulit dan butuh perjuangan yang keras mengingat negara lain juga menginginkannya. Rasanya, atlet yang lolos ke Olimpiade patut juga diberikan penghargaan. Di Olimpiade Rio de Janeioro 2016 lalu, atlet yang lolos mendapatkan bonus Rp100 juta,” kata Okto dikutip situs resmi Kemenpora.

Lebih lanjut, Okto juga membahas pemberian bonus bagi peraih medali. Dia berharap pemerintah sudah bisa menentukan nilainya saat atlet mulai diberangkatkan ke Tokyo.

Dia menegaskan KOI lebih kepada mengingatkan pemerintah. Namun, tetap terus berkoordinasi dengan seluruh pihak terkait agar pemerintah bisa mengumumkan hal itu berbarengan dengan agenda pelepasan atlet yang rencananya bakal dimulai pada awal atau pertengahan Juli mendatang.

"Paling memungkinkan pelepasannya dilakukan awal atau akhir Juli. Rencananya, pada kesempatan tersebut, kami akan meminta langsung pada pemerintah terkait bonus bagi atlet yang mendapatkan medali, khususnya medali emas," tutur Okto.

"Kan enaknya itu (besaran bonus) keluarnya langsung dari pemerintah, yakni presiden. Kami hanya mengingatkan saja pada saat Olimpiade Rio itu satu emasnya Rp5 miliar. Karena emasnya di ganda campuran jadi Rp10 miliar," jelasnya.

Sejauh ini, Indonesia baru meloloskan lima atlet ke Olimpiade Tokyo 2020. Mereka adalah Lalu Muhammad Zohri (lati 100 meter putra), Riau Ega Agata Salsabila dan Diananda Choirunnisa (recurve individual putra dan putri), Vidya Rafika (menembak 100 m air riffle putri) dan Rifda Irfanaluthfi (senam all around).