Kolab Bareng Arsitek Jepang, OPPO Pamer Karya Seni Instalasi Multisensori di Milan Design Week 2021

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta Pagelaran Milan Design Week 2021 menghadirkan sesuatu yang unik dan menarik. Salah satunya adalah karena keikutsertaan brand smartphone internasional, OPPO, yang menampilkan sebuah karya seni instalasi multisensori. Berkolaborasi dengan arsitek terkenal Jepang, Kengo Kuma, OPPO menghadirkan instalasi "Bambu Ring Weaving a Symphony of Lightness and Form".

Karya seni bertajuk "Creative Connection” ini menggabungkan arsitektur dengan musik, inovasi desain, teknologi, dan user experience, untuk memberikan sensasi akan waktu dan ruang. Instalasi ini dipajang di halaman Cortile dei Bagni, Milan selama pelaksanaan Milan Design Week 2021.

Head of OPPO London Design Centre, Jintong Zhu, mengatakan bahwa struktur instalasi yang menyerupai anyaman ini dibuat dari bambu berbentuk cincin dan serat karbon, serta dapat menjadi sebuah instrumen yang menciptakan pengalaman sensori yang unik saat dipadukan dengan musik.

Dijelaskan oleh Jintong, hal ini tercipta berkat teknologi suara struktural yang dikembangkan oleh OPPO London Design Centre. Teknologi inovatif ini termasuk meliputi haptic motor, strip speaker MEMS, dan exciter yang saling berpadu untuk menghasilkan suara yang mendalam dan frekuensi tinggi yang dapat menggemakan bambu dengan vibrato Biola dan efek instrumen perkusi.

“Kami sungguh senang dapat bermitra lagi dengan Kengo Kuma, arsitek ternama yang mampu memadukan alam dan budaya. Bersama-sama, kami menunjukkan bahwa teknologi dan desain dapat memberikan nilai tambah dalam kehidupan sehari-hari. Hal ini berdasarkan pada prinsip filosofi kami yaitu ‘Technology as an Art Form‘ dan misi kami ‘Technology for Mankind, Being Kind to the World‘, terang Jintong Zhu.

Bamboo Ring

(Foto:Dok.OPPO)
(Foto:Dok.OPPO)

Bamboo Ring sendiri merupakan sebuah anyaman yang terbuat dari bambu berbentuk cincin dan serat karbon, serta dapat menjadi sebuah instrumen yang menciptakan pengalaman sensori yang unik saat dipadukan dengan musik. Dan teknologi suara struktural itu dikembangkan oleh OPPO London Design Centre.

“Karya seni ini merupakan salah satu eksplorasi perpaduan ritme dan nada baru dalam arsitektur yang menyajikan pengalaman visual dan akustik untuk para pengunjung,” jelas Kengo.

Bamboo Ring mengeksplorasi hubungan harmonis antara manusia dan alam melalui penggambaran struktur ringan nan kuat yang terbuat dari bambu dan serat karbon. Karya seni ini juga mampu memukau para pengunjung yang melihatkan berkat adanya aransemen musik orkestra yang diciptakan oleh pemain biola ternama asal Jepang bernama Midori Komachi dan Musicity.

Komposisi musik ini terinspirasi dari siklus musim yang berbalur dengan bentuk unik Bamboo Ring, mendorong pengunjung untuk melihatnya dari berbagai sudut pandang dan terkesima oleh keindahan narasi auralnya. Alunan suara biola yang dimainkan Midori ini dikombinasikan dengan suara-suara yang disuguhkan oleh aplikasi O Relax besutan OPPO.

O Relax Besutan OPPO

(Foto:Dok.OPPO)
(Foto:Dok.OPPO)

Sebagai informasi, O Relax pada OPPO Reno6 Series 5G merupakan sebuah aplikasi kesehatan digital dari OPPO yang dapat memberikan ketenangan jiwa dengan berbagai pilihan suara suasana alam dan perkotaan yang direkam dari berbagai lokasi di seluruh dunia, termasuk Reykjavik, Beijing, dan Tokyo. O Relax menjadi salah satu fitur yang mencuri perhatian sejak OPPO Reno6 Series 5G diluncurkan bulan Agustus 2021 lalu. Kehadirannya seolah menjadi solusi untuk meningkatkan kenyamanan berdigital, di situasi pandemi.

Berkaitan dengan instalasi multisensor Bamboo Ring, usai ajang Milan Design Week digelar, OPPO akan mendonasikan Bamboo Ring untuk Arte Sella Park, sebuah museum seni kontemporer di Trentino, Italia. Arte Stella Park memiliki pameran outdoor dengan berbagai karya seni yang terbuat dari bahan-bahan alami dan terinspirasi dari Pegunungan Serra Valley yang mengelilinginya.

(*)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel