Kolaborasi pertambangan besar dan kecil percepat pencapaian SDGs

·Bacaan 1 menit

Pendiri A+ CSR Indonesia Jalal mengatakan kerja sama yang dilakukan antara pertambangan besar dan pertambangan kecil dapat mempercepat pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).

"Kalau pertambangan skala besar mau bekerja sama dengan pertambangan skala kecil, maka pencapaian SDGs itu akan jauh lebih dimungkinkan," kata Jalal dalam sebuah diskusi di Jakarta, Jumat.

Dokumen-dokumen yang dihasilkan sejak tahun 2015 terkait dengan hubungan antara pertambangan dengan SDGs memiliki bias pertambangan skala besar, dan hampir tidak memberi ruang bagi pembahasan pertambangan skala kecil.

Namun, publikasi de Haan, Dales, dan McQuilken mengubah wacana dan praktik secara signifikan.

Label perusahaan tambang skala kecil yang dianggap lebih sering merusak lingkungan justru bisa dikurangi bahkan dihentikan melalui kolaborasi dengan perusahaan tambang skala besar.

Jalal menjelaskan banyak negara yang menggantungkan energinya pada pertambangan sebetulnya mengalami peningkatan kemajuan di dalam kinerja pembangun berkelanjutan.

"SDGs adalah formalisasi komitmen pembangunan berkelanjutan yang jadi tujuan tanggung jawab sosial dan tujuan ICMM. Perusahaan pertambangan harus mengacu ke sana," ujar Jalal.

Lebih lanjut dia menyampaikan bahwa cara perusahaan tambang berkontribusi terhadap SDGs dengan membetulkan bisnis inti.

Menurut Jalal, bisnis inti harus sesuai dengan tujuan SDGs baru kemudian investasi sosial dan yang paling akhir dialog kebijakan dengan pemerintah.

"Jadi yang utama adalah menyesuaikan core business sama SDGs, kemudian baru melakukan investasi sosial dan dialog kebijakan," pungkasnya.


Baca juga: Pemerintah ajak mahasiswa tingkatkan nilai tambah industri tambang
Baca juga: Pemerintah cabut 2.078 izin usaha pertambangan mineral dan batu bara
Baca juga: Pemerintah dukung langkah APBI jalankan "good mining practice"

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel