Koleksi Cropped Top Pria yang jadi Kontroversi dari FENDI

·Bacaan 1 menit
FENDI Men's Spring/Summer 2022 menghadirkan koleksi yang memberi kebebasan bagi para pria dan membuat para perempuan juga ingin memilikinya. (Foto: Fendi)
FENDI Men's Spring/Summer 2022 menghadirkan koleksi yang memberi kebebasan bagi para pria dan membuat para perempuan juga ingin memilikinya. (Foto: Fendi)

FENDI Men's Spring/Summer 2022 menghadirkan koleksi yang memberi kebebasan bagi para pria dan membuat para perempuan juga ingin memilikinya. (Foto: Fendi)

Palet lembut yang menggambarkan flora musim semi dan langit cotton candy memberikan warna lemon, ice blue, lavender, pistachio, sampai peony dengan nuansa batu tulis sampai kapur. (Foto: Fendi)
Palet lembut yang menggambarkan flora musim semi dan langit cotton candy memberikan warna lemon, ice blue, lavender, pistachio, sampai peony dengan nuansa batu tulis sampai kapur. (Foto: Fendi)

Palet lembut yang menggambarkan flora musim semi dan langit cotton candy memberikan warna lemon, ice blue, lavender, pistachio, sampai peony dengan nuansa batu tulis sampai kapur. (Foto: Fendi)

Potongan pakaian pria penuh kebebasan rupanya digambarkan lewat cropped top yang hadir lewat tee, jas, sampai jaket. (Foto: Fendi)
Potongan pakaian pria penuh kebebasan rupanya digambarkan lewat cropped top yang hadir lewat tee, jas, sampai jaket. (Foto: Fendi)

Potongan pakaian pria penuh kebebasan rupanya digambarkan lewat cropped top yang hadir lewat tee, jas, sampai jaket. (Foto: Fendi)

Apakah ini yang disebut dengan kebebasan, di mana nilai maskulinitas dari para pejantan bisa dilihat sebelah mata. Namun jika kita membuka mata dan membebaskan pikiran seperti yang disebut Silvia Venturini Fendi, inilah perspektif baru pakaian pria, kebebasan yang mengundang kontroversi. (Fendi)
Apakah ini yang disebut dengan kebebasan, di mana nilai maskulinitas dari para pejantan bisa dilihat sebelah mata. Namun jika kita membuka mata dan membebaskan pikiran seperti yang disebut Silvia Venturini Fendi, inilah perspektif baru pakaian pria, kebebasan yang mengundang kontroversi. (Fendi)

Apakah ini yang disebut dengan kebebasan, di mana nilai maskulinitas dari para pejantan bisa dilihat sebelah mata. Namun jika kita membuka mata dan membebaskan pikiran seperti yang disebut Silvia Venturini Fendi, inilah perspektif baru pakaian pria, kebebasan yang mengundang kontroversi. (Fendi)

Namun di era pertemuan virtual di mana hanya bisa melihat dari wajah sampai setengah badan atau dada, bisa jadi cropped top kini milik pria juga. Biasanya, kan, opsi atas rapi bawah celana pendekan, kini bisa punya pilihan cropped top-an, sebuah ekspresi kebebasan dari pilihan pakaian. (Fendi)
Namun di era pertemuan virtual di mana hanya bisa melihat dari wajah sampai setengah badan atau dada, bisa jadi cropped top kini milik pria juga. Biasanya, kan, opsi atas rapi bawah celana pendekan, kini bisa punya pilihan cropped top-an, sebuah ekspresi kebebasan dari pilihan pakaian. (Fendi)

Namun di era pertemuan virtual di mana hanya bisa melihat dari wajah sampai setengah badan atau dada, bisa jadi cropped top kini milik pria juga. Biasanya, kan, opsi atas rapi bawah celana pendekan, kini bisa punya pilihan cropped top-an, sebuah ekspresi kebebasan dari pilihan pakaian. (Fendi)

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel