Kolektor Jersey Arema Punya Cerita Unik, Dapat Kostum Original Pemain Justru dari Penarik Sampah

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Dalam olahraga sepak bola, ada banyak perlengkapan yang terkadang seseorang bisa mengumpulkannnya dalam jumlah banyak. Di antaranya adalah jersey atau kostum tim sepak bola.

Kini dengan akses yang semakin mudah untuk membelinya, semakin banyak kolektor jersey tim sepak bola kesayangan yang berstatus original. Satu di antaranya adalah seorang Aremania sebutan fans Arema Malang bernama Tatok Widi W.

Channel Youtube, TV News Production UMM memperlihatkan begitu banyak koleksi jersey Arema milik Tatok Widi W. Namun ternyata pada awalnya, Arema bukan jadi satu-satunya tim yang kostumnya ia koleksi.

"Saya koleksi jersey itu sejak 2010. Diawali dengan koleksi jersey tim-tim Liga Eropa. Kalau untuk jersey tim lokal, utamanya Arema ini mulai akhir 2016," kata Tatok Widi W.

Tatok Widi W mengaku telah merasakan banyak cara untuk mendapatkan jersey original Arema. Dari tangan pemain sendiri, mengeluarkan uang jutaan rupiah sampai hal-hal yang terdengar mustahil.

"Untuk koleksi jersey Arema engga harus beli di store atau media online. Jadi banyak cerita-cerita menarik yang saya rasakan," Tatok Widi W mengungkapkan.

"Seperti jersey bekas pemain. Saya pernah dapat dari tukang penarik sampah. Ini paling berkesan sampai sekarang. Ada juga dari orang bengkel," lanjutnya.

Jersey Arema Paling Susah Dicari

Striker Arema FC, Kushedya Hari Yudo, melakukan selebrasi seperti Singa usai membobol gawang Tira Persikabo pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, (2/3/2020). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Striker Arema FC, Kushedya Hari Yudo, melakukan selebrasi seperti Singa usai membobol gawang Tira Persikabo pada laga Shopee Liga 1 di Stadion Pakansari, Bogor, Senin, (2/3/2020). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Pertanyaan pun berlanjut soal jersey Arema yang paling sulit Tatok Widi W dapatkan selama ini. Ternyata keinginannya untuk mendapatkan sebuah jersey tak selalu mulus.

"Paling sulit dicari itu jersey Arema di bawah tahun 2004. Sangat sulit sekali. Karena yang saya tahu, jersey hanya diproduksi untuk pemain saat itu," Tatok Widi W.

"Kemudian pemain dapat jatah. Jadi replika tidak dijual pasaran," ungkapnya.

Tentu Tatok Widi W hanya satu orang dari sekian banyak kolektor jersey sepak bola di Indonesia. Karena memiliki jersey original apalagi milik pemain langsung adalah sebuah kebanggaan sendiri.

Channel Youtube: TV News Production UMM

Saksikan Video Pilihan Kami: