Kolinlamil Kerahkan 4 Kapal Perang Dukung Latihan Militer TNI AD

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) akan mengerahkan empat Kapal Perang Republik Indonesia (KRI) untuk mendukung kegiatan Latihan Militer Taktis Antar Kecabangan (Lattis Ancab) TNI AD Kartika Yudha tahun 2020 yang akan berlangsung beberapa hari kedepan di Baturaja, Lampung Sumatera Selatan.

Panglima Kolinlamil, Laksda TNI Irwan Achmadi menyatakan, hari ini empat kapal perang TNI AL itu sudah melaksanakan proses embarkasi pasukan Brigade Infanteri 9/2 Kostrad TNI AD yang akan mengikuti Lattis TNI AD di Baturaja, Sumatera Selatan. Embarkasi pasukan dilakukan di Dermaga Semampir, Koarmada II, Surabaya.

Lebih jauh dia menjelaskan, empat kapal perang yang akan dikerahkan berasal dari Satlinlamil 1 Jakarta dan Satlinlamil 2 Surabaya.

"Kapal – kapal perang tersebut berjenis angkut tank dan angkut personel yang terdiri dari KRI Tanjung Kambani 971, KRI Teluk Hading 538, KRI Teluk Lampung dan KRI Teluk Bintuni," kata Panglima Kolinlamil Laksda TNI Irwan Achmadi dalam keterangan tertulis yang diterima VIVA Militer, Selasa, 3 November 2020.

Laksda TNI Irwan Achmadi menambahkan, dukungan Kolinlamil ini merupakan bagian dari tugas pokoknya yaitu melaksanakan angkutan laut TNI yang meliputi personel, peralatan dan perbekalan, baik yang bersifat administratif maupun taktis strategis.

Rencananya kapal-kapal perang yang akan diterjunkan dalam latihan militer TNI AD (Lattis Ancab) itu, esok hari Rabu, 4 November 2020 selesai apel kesiapan Latihan Operasi Pendaratan Administrasi 2020 akan menuju Lampung untuk melaksanakan pendaratan tempur dan admnistrasi.

Sebagaimana telah diberitakan VIVA Militer sebelumnya, Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Andika Perkasa dalam acara Rapat Paparan Lattis Ancab Tahun 2020 di Mabesad menyatakan, latihan Taktis Antar Cabang TNI AD tahun 2020 ini akan diikuti sekitar 3000 personil TNI AD. Lattis akan meliputi tiga kegiatan besar. Pertama, Latihan posko 1 yang akan dilaksanakan selama lima hari di Mabrigrif Raider 9 Jember. Kedua, materi posko dengan menggunakan dengan alat pendukung Simpur.

"Ketiga, Tri tempur Baturaja dengan waktu total 33 hari dengan rincian serpas berangkat 8 hari, pelaksanaan 16 hari, serpas kembali 9 hari," ucap Jenderal TNI Andika Perkasa, Jum'at, 30 Oktober 2020 lalu.

Baca juga : Panglima TNI Kini Punya Jabatan Strategis Baru di Dunia Akademik