Kolom: Sloan, pelatih hebat lainnya yang tak pernah juara

Jerry Sloan tidak diragukan lagi sebagai salah satu pelatih terhebat dalam sejarah NBA.

Namun ada satu kekurangan mencolok pada resume menterengnya.

Yakni juara.

Sloan, yang meninggal dunia Jumat dalam usia 78 tahun bukan satu-satunya pelatih hebat yang tidak memiliki gelar. Mari kita lihat 10 pelatih dan manajer terbaik yang gagal memenangkan gelar dalam olahraga terbesar Amerika Serikat itu:

10. GEORGE KARL: Pencatat kemenangan terbanyak keenam dalam sejarah NBA, tetapi dia harus berjuang keras saat playoff. Tim-tim Karl kalah pada babak pembukaan sebanyak 14 kali selama 27 musim. Upaya terbaiknya terjadi pada 1996, ketika dia mengantarkan Seattle SuperSonics ke Final NBA-nya karena Karl harus menghadapi salah satu tim terhebat yang pernah ada, Chicago Bulls yang dipimpin Michael Jordan.

9. BILLY REAY: Cukup beruntung mengambil alih Chicago Blackhawks yang memasukkan empat orang ke Hall of Fame (Bobby Hull, Stan Mikita, Glenn Hall dan Pierre Pilote), Reay mencapai Final Piala Stanley pada 1964, untuk kalah dari Montreal pada tujuh game. Itu adalah awal dari dua kekalahan yang memilukan melawan tim Kanada tersebut, terutama kalah pada Game 7 pada 1971 ketika Blackhawks menyia-nyiakan keunggulan 2-0 di pertengahan periode kedua di Chicago Stadium.

8. MARTY SCHOTTENHEIMER: Satu dari hanya tujuh pelatih dengan 200 kemenangan di musim reguler, karirnya dirusak oleh serangkaian kegagalan playoff. Sebagai pelatih Cleveland Browns, dia dikecewakan oleh Denver Broncos dalam pertandingan kejuaraan AFC. Bersama Kansas City Chief dia kalah lagi dalam kejuaraan AFC dan takluk di kandang sendiri sebanyak dua kali saat sebagai unggulan utama wilayah itu. Dikritik karena gayanya yang konservatif, rekor playoff Schottenheimer (5-13) sangat kontras dengan musim regulernya (200-126-1).

7. PAT QUINN: Sebagai pelatih tahun kedua pada 1980, dia membawa Philadelphia ke rekor terbaik NHL dan Final Piala Stanley. Tetapi Flyers dikalahkan New York Islanders, kalah dari gol perpanjangan waktu Bobby Nystrom yang berakhir seri. The Islanders lolos untuk merebut gelar keempat berturut-turut, sementara Quinn baru sekali lagi masuk final selama 20 tahun sebagai pelatih. Pada 1994 bersama Vancouver Canucks, dia dikalahkan tim New York lainnya dalam tujuh game saat Rangers mengakhiri paceklik gelarnya selama 54 tahun.

6. DON NELSON: Nelson memenangkan lebih banyak pertandingan musim reguler daripada pelatih mana pun dalam sejarah NBA. Meskipun menang 1.335 kali selama 31 tahun, dan gaya inovatifnya yang dikenal sebagai "Nellie Ball," dia bahkan tidak pernah mencapai Final NBA. Upaya terbaiknya terjadi pada musim 2002-2003 ketika tim Dallas-nya yang bercatatan 60 kemenangan reguler yang diperkuat Dirk Nowitzki dan Steve Nash kalah kepada tim yang akhirnya juara, San Antonio Spurs, pada final wilayah. Perlu dicatat Nelson saat sebagai pemain, memenangkan lima gelar bersama Boston Celtics.

5. AL LOPEZ: Dia tidak terkalahkan dalam 15 musim penuh sebagai manajer liga besar, dengan memenangkan rata-rata 92 pertandingan. Selama 1950-an, Lopez harus mengakui keunggulan Yankees New York yang perkasa. Tetapi Cleveland Indians-nya tersapu di World Series 1954 oleh Willie Mays dan New York Giants setelah mencatat rekor 111 kemenangan. Pada 1959, Chicago White Sox yang diasuh Lopez takluk kepada Los Angeles Dodgers.

4. MARV LEVY: Tidak ada pelatih lain yang mencapai Super Bowl empat tahun berturut-turut. Sayangnya untuk Levy, dia tidak menjuarai satu pun dari keempat itu setelah kecemerlangan Buffalo Bills dihentikan kekalahan pahit 20-19 dari New York Giants dalam perebutan gelar 1991. Setelah Scott Norwood hampir mengantarkan tim ini juara, Levy dan Bills tidak pernah lagi nyaris juara seperti itu. Mereka kalah pada tiga Super Bowl berikutnya dengan rata-rata tiga gol.

3. JERRY SLOAN: Sloan menjadi pelatih dengan catatan kemenangan terbanyak keempat di NBA (1.221) selama 26 tahun karirnya yang dihabiskan sebagian besar bersama Utah. Sloan mengambil alih Jazz pada 1988 dan memandu tim konsisten pimpinan Karl Malone dan John Stockton ini. Sloan hanya mengalami satu musim kalah selama 23 tahun di Salt Lake City. Sayang, tim terbaiknya datang bersamaan dengan munculnya Michael Jordan. Utah kalah dari Bulls pada Final NBA 1997 dan 1998.

2. DUSTY BAKER: Pada 1993, San Francisco Giants yang diasuh Baker mencatar rekor menang-kalah 103-59 tetapi gagal ke playoff dengan hanya selisih satu pertandingan setelah disisihkan Atlanta Braves. Lebih dari 22 tahun, Baker telah mengasuh empat tim ke babak playoff dan mencatatkan 1.863 kemenangan. Namun kariernya dirusak oleh kegagalan pascamusimnya. Kalah tujuh game melawan Giants di World Series 2002. Chicago Cubs kalah melawan Marlins pada 2003. Sepasang kekalahan playoff di kandang sewaktu menjadi manajer Washington Nationals. Namun Baker masih memiliki peluang keluar dari daftar ini. Pada usia 70 tahun, dia masih mengasuh Houston Astros.

1. BUD GRANT: Pelatih pertama yang mencapai empat Super Bowl. Juga yang pertama kalah empat kali di Super Bowl. Grant membangun tim hebat Minnesota Vikings selama 18 musim, mencapai babak playoff 12 kali. Namun pasukan Grant selalu gagal di panggung terbesar, kalah masing-masing pada empat pertandingan memperebutkan gelar dengan margin dua digit, yang ditutup dengan kekalahan memalukan 32-14 melawan Oakland Raiders di Super Bowl ke-11, Grant jauh lebih sukses di Canadian Football League, tempat dia empat kali menjuarai Piala Gray dalam 10 musim bersama Winnipeg.

Maaf, yang jangan mengandalkan daftar ini.