Kolonel Inf Lukman Kembali Mucul Dalam Pembubaran Massa Aksi 1812

Rifki Arsilan
·Bacaan 1 menit

VIVA – Ribuan massa aksi para simpatisan Front Pembela Islam (FPI) yang tergabung dalam gerakan 1812 yang digelar siang tadi di sekitar Jalan MH.Thamrin atau sekitar Patung Kuda, Jakarta Pusat berhasil dibubarkan oleh aparat kepolisian.

Ternyata, dibelakang aksi pembubaran massa aksi 1812 oleh pihak kepolisian itu ada seorang prajurit TNI AD yang gagah berani berdiri di tengah brikade aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya. Dia adalah Komandan Kodim 0501/JP Kolonel Inf Lukman Arief.

Ya, ternyata Kolonel Inf Lukman Arief sejak pagi sudah berada di Lapangan Silang Monas. Dandim 0501/JP itu memimpin Apel Pam Gabungan untuk mengamankan aksi unjuk rasa 1812 yang dilakukan oleh para simpatisan Front Pembela Islam (FPI) di sejumlah wilayah Ibukota Jakarta.

Informasi yang dihimpun VIVA Militer, Dandim 0501/JP Kolonel Inf Lukman Arief bertanggung jawab atas pengerahan ratusan prajurit TNI yang ditugaskan mendukung aparat kepolisian yang bertugas di sekitar Jakarta Pusat.

"Satuan TNI yang dilibatkan diantaranya Kodim 0501/JP BS, Yonif Mek 201/JY, Yonif Mek 202/TM, Yonif Mek 203/AK, Yonkav 9/SDK, Brigif 1 PIK/JS, Yonarhanud , Yonarhanud 10, Menarhanud, Denzipur 3, Yonzipur 11, Marinir, Yonif PR 328, Yonarhanud 1/K, Paskhas, Pomdam Jaya dan Kowad Kodam Jaya," kata Dandim Jakarta Pusat Kolonel Inf. Lukman Arief, Jum'at, 18 Desember 2020.

Untuk diketahui aksi unjuk rasa 1812 yang digelar oleh para simpatisan FPI yang menuntut pembebasan Imam Besar FPI Habib Rizieq Shihab tanpa syarat dan menuntut kasus penembakan terhadap enam anggota laskar FPI diusut tuntas telah dibubarkan secara paksa oleh aparat kepolisian dari Polda Metro Jaya.

Dalam aksi pembubaran paksa itu, aparat TNI berada di belakang berikade Polri dan meminta kepada seluruh massa aksi untuk kembali ke rumah masing-masing untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan, termasuk penyebaran virus COVID-19 setelah ikut serta dalam kerumunan massa aksi.

Baca juga: Pangdam Jaya Keluarkan Warning untuk Gerakan Aksi Massa 1812