Kolonel Laut (KH) Harun Arrasyid: 4 Amalan Luar Biasa di Bulan Ramadan

Rifki Arsilan
·Bacaan 2 menit

VIVA – Memasuki hari ketiga bulan suci Ramadan 1442 H, semangat menjalankan ibadah puasa masih terus terjaga. Dalam kesempatan ini, VIVA Militer juga akan menampilkan Tausiyah Ramadan yang akan disampaikan oleh salah satu prajurit Tentara Nasional Indonesia (TNI) Angkatan Laut, yaitu Kepala Subdinas Pembinaan Rohani (Kasubdisbinroh) Dinas Pembinaan Mental Angkatan Laut (Disbintalal), Kolonel Laut (KH) Harun Arrasyid.

Kolonel Harun Arrasyid menjelaskan, bulan ramadan adalah bulan yang paling istimewa bagi seluruh umat manusia. Karena di dalam bulan ramadan itu, segala amal perbuatan baik manusia mendapatkan ganjaran berlipat pahala dari Allah SWT.

Kolonel Harun mengatakan, Rasulullah SAW telah menjelaskan dalam sebuah hadits, bahwa "bulan ramadan terbagi menjadi tiga fase. Sepuluh hari pertama terdapat rahmat. Sepuluh hari kedua terdapat maghfiroh (ampunan), dan sepuluh hari yang terakhir atau ketiga yaitu, kita akan terbebas dari siksa api neraka," (al-hadits).

Oleh karena itu, lanjut Kolonel Harun, seluruh umat muslim di mana pun berada, khususnya para prajurit TNI yang saat ini tengah menjalankan tugas menjaga keamanan dan menjalankan operasi di seluruh pelosok Indonesia agar tidak mensia-siakan datangnya bulan yang penuh keberkahan ini.

Kolonel Laut Harun Arrasyid lebih jauh lagi menjelaskan, ada empat kunci sukses agar umat muslim dapat menempuh tiga fase yang ada di bulan suci ramadan itu.

Empat kunci sukses itu adalah amalan pendukung yang harus dilakukan setiap orang muslim yang menjalankan ibadah puasa. Keempat amalan itu adalah, melaksanakan salat tarawih di malam bulan ramadan.

"Barang siapa yang siangnya berpuasa, lalu malam harinya dia salat tarawih, maka ganjarannya kata Rasul orang tersebut akan mendapatkan ampunan dari segala dosa dan kesalahannya," kata Kolonel Laut Harun Arrasyid dikutip VIVA Militer dari Tausiyah Ramadan Dispenal, Kamis, 15 April 2021.

Kedua, lanjutnya, amalan sunnah yang harus dikerjakan selama bulan suci ramadan adalah membaca al-qur'an atau tadarrus.

"Karena Rasulullah SAW di dalam bulan ramadan selalu didatangi oleh Malaikat Jibril sampai duduknya beradu lutut, dan Jibril mengajak Rasulullah tadarrus al-qur'an. Dan al-qur'an yang kita baca akan menjadi syafaat bagi kita di akhirat akan datang," ungkapnya.

Amalan yang lainnya adalah melaksanakan sedekah. Bersedekah di bulan puasa akan mendapat nilai atau ganjaran yang sangat luar biasa dari Allah SWT.

"Terakhir adalah i'tikaf atau berdiam diri di mesjid. Berdiam diri di dalam mesjida niatkan diri untuk melakukan taqarrub atau mendekatkan diri kepada Allah SWT utamanya di sepuluh malam terakhir," ujarnya.

"Mudah-mudahan ibadah puasa kita yang kita laksanakan sampai nanti mendapatkan rahmat kasih sayang Allah dan dosa-dosa kita mendapatkan ampunan dari Allah SWT, dan mudah-mudahan kita semua masuk sebagai golongan orang-orang yang dihindarkan dari siksa api neraka," tutup Kolonel Laut (KH) Harun Arrasyid.

Baca: Ternyata Ada Jenderal TNI yang Pukuli Keluarga Cendana sampai Berdarah